Agung Laksono: Jabatan Menpora Hak Prerogatif Presiden
Sabtu, 29 Desember 2012 6:18 WIB
Manado, (ANTARA) - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, penunjukan siapa pun untuk menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) merupakan hak prerogatif Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Soal pengganti Andi Mallarangeng, itu hak prerogatif Presiden. Namun, secara politis itu adalah kursi Partai Demokrat," kata Agung Laksono di Manado, Jumat.
Agung Laksono yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat serta Pelaksana Tugas Menpora menegaskan, Golkar tidak akan mengajukan calon untuk mengisi kekosongan kursi menteri itu.
Terkait isu bahwa Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Antar-Lembaga DPP PDI Perjuangan Puan Maharani yang disebut-sebut menjadi salah satu kandidat Menpora, Agung menyatakan tidak akan mempermasalahkan.
Namun, dia membenarkan bila Puan, yang merupakan politisi dari partai oposisi, menjadi Menpora pasti akan mengubah peta koalisi di pemerintahan.
"Pasti berubah karena PDI Perjuangan saat ini berada di luar koalisi. Namun, peta koalisi yang baru bisa dipastikan setelah pemilu," katanya.
Saat ditanya apakah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono perlu berkomunikasi dengan partai-partai mitra koalisi bila ingin menunjuk Puan sebagai Menpora, Agung mengatakan hal itu terlalu jauh.
"Kita tunggu saja. Kalau memang itu yang terjadi, pasti akan ada perkembangan baru," ujarnya.
Munculnya nama Puan Maharani sebagai pengganti Andi Mallarangeng merebak bersamaan dengan pertemuan antara Taufik Kiemas dan Puan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rabu (26/12) lalu di Istana Negara.
Puan sendiri sudah menyatakan tidak berminat masuk kabinet. "PDI Perjuangan konsisten beroposisi," katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahkamah Konstitusi bantah dugaan kebocoran putusan terkait sistem pemilu
29 May 2023 9:11 WIB, 2023
Komisi I DPR lakukan verifikasi administrasi calon Panglima TNI Yudo Margono
02 December 2022 11:09 WIB, 2022
Maura Magnalia putri Nurul Arifin meninggal karena henti jantung, sempat kelelahan persiapkan wisuda
25 January 2022 13:53 WIB, 2022
Pratikno akan kontak Kapolri soal Dhandy Laksono dan Ananda Badudu
27 September 2019 15:09 WIB, 2019