Simpang Ampek, (Antara) - Partai Keadilan Sejatera (PKS) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), telah menerima empat bakal calon bupati yang mendaftar untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 di daerah itu. "Kami terbuka siapa saja boleh mendaftar untuk didukung pada pilkada nanti," kata Koordinator Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PKS Pasaman Barat, Fajri Yustian di Simpang Ampek, Sabtu. Ia menambahkan empat bakal calon bupati itu tiga orang dari kalangan eksternal yakni mantan Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Pasaman Barat, Hamsuardi, mantan Bupati Pasaman Barat 2005-2010, Syahiran dan Kepala Dinas Kehutanan Pasaman Barat saat ini, Syahnan. Sedangkan dari internal atau kader adalah anggota DPRD Pasaman Barat 2014 sampai 2019, Supriono. Menurut dia, dari keempat bakal calon bupati itu, masing-masing memiliki keunggulan dan kelebihan. Elektabilitasnya keempatnya di tengah-tengah masyarakat cukup tinggi. "Hingga saat ini kami masih melakukan penyaringan terhadap bakal balon tersebut. Batas akhir pendaftaran belum kami tentukan dan masih memberikan peluang bagi yang lain," tegasnya. Ia menyebutkan terhadap keempat bakal calon bupati itu, panitia seleksi dari PKS Pasaman Barat akan melakukan survey kelapangan mana dari keempatnya memiliki elektabilitas yang tinggi. "Selain elektabilitas, kami juga melihat kapasitas dan moral keempatnya. Bagaimana respon masyarakat terhadap keempatnya nanti," ujarnya. Pihaknya akan melakukan survey terhadap masyarakat kemudian baru memutuskan mana bakal calon yang akan didukung pada Pilkada nanti. "Tahapan Pilkada masih panjang sehingga masih memungkinkan panitia seleksi untuk melakukan survey ketengah masyarakat," sebutnya. Ia menegaskan PKS Pasaman Barat terbuka luas terhadap semua bakal calon, asalkan sesuai dengan aturan main yang diterapkan PKS. "Tentunya semuanya ada aturan dan mekanismenya. Kita terbuka dan akan menyaring bakal calon yang ada," tegasnya. Mengenai koalisi dengan partai lain, ia menegaskan masih belum final dan masih dalam tahap penjajakan dengan sejumlah partai lain. "Kami tentunya akan berkoalisi karena PKS hanya memiliki tiga kursi di DPRD Pasaman Barat. Saat ini masih penjajakan dan dalam proses," tegasnya. (*/alt)