Padang, (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah menetapkan sekolah-sekolah yang menjadi sasaran untuk pelaksanaan pendidikan berkarakter yang akan berjalan pada 2013. "Sekolah sasaran pendidikan berkarakter pada 2013 tersebut terdiri dari 57 Sekolah Dasar (SD), 19 SMP dan 74 SMU serta 76 SMK," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Rabu. Ia menjelaskan bahwa untuk tingkat SD, pelaksanaan pendidikan berkarakter dilakukan pada tiga SD di setiap kota dan kabupaten dengan total 57 sekolah. "Kepada 57 SD tersebut selanjutnya disiapkan sebagai percontohan pelaksanaan pendidikan berkarakter pada 2013 yang pesertanya terdiri dari kepala sekolah, guru kelas VI, V dan kelas VI," ujarnya menambahkan. Selanjutnya pada tingkat SMP, pelaksanaan pendidikan berkarakter pada 19 sekolah sekaligus sebagai pilotng dengan memberikan bantuan dana masing-masing Rp300 juta untuk setiap sekolah. Peruntukan dana bantuan itu ditetapkan berdasarkan petunjuk teknis yang ditetapkan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar antara lain untu, perbaikan sarana prasarana sekolah yang menunjang pelaksanaan ibadah maksimal 30 persen. Lalu untuk implementasi pendidikan berkarakter minimal 50 persen, untuk manajemen sekolah minimal 10 persen dan administrasi minamal 10 persen, katanya. Berikutnya pelaksanaan pendidikan berkarakter pada tingkat SLTA dilakukan di 74 SMU dan 76 SMK dilaksanakan dengan sosialisasi kepada pada kepala sekolah, wakil kepala sekolah serta beberapa orang guru, tambah gubernur. Sementara itu, pada 2012, telah Pemprov mengalokasikan dana APBD sebesar Rp1,11 miliar untuk melaksanakan program pendidikan berkarakter pada sekolah percontohan yang telah ditetapkan di wilayah kabupaten dan kota. Dana tersebut digunakan untuk membiayai empat kegiatan terkait dengan program pendidikan berkarakter, katanya. Penggunaan dana program ini masing-masing untuk kegiatan sosialisasi dan pembinaan pendidikan karakter dengan biaya Rp332,52 juta dan pengembangan serta pembinaannya di tingkat SLTP dan SLTA dengan anggaran disediakan Rp295,93 juta. Lalu, untuk kegiatan pelatihan dan penyusunan bahan ajar pendidikan berkarakter untuk kesetaraan paket A, B dan C dengan dana dialokasikan Rp128,96 juta. Satu kegiatan lainnya, lokakarya pendidikan karakter pada sekolah diseminasi tingat SLTP dengan biaya penyelenggaraan Rp354,59 juta. (*/sun)