CEO: Finansial Persema Belum Jelas
Senin, 10 Desember 2012 7:21 WIB
Malang, (ANTARA) - CEO Persema Didied Poernawan Affandy mengakui jika sampai saat ini kondisi finansial tim berjuluk Laskar Ken Arok itu masih belum jelas, karena belum adanya investor yang bersedia untuk mendanai klub tersebut musim depan.
"Faktor finansial inilah yang menjadi alasan kami kenapa sampai sekarang belum ada persiapan sama sekali, bahkan pelatih Slave Radovski yang seharusnya sudah berada di Malang, sampai sekarang belum kami hubungi kembali," tegas Didied di Malang, Senin.
Selain belum bisa mendatangkan pelatih asal Makedonia itu, manajemen Persema juga belum berburu pemain untuk memperkuat tim tersebut musim depan. Hanya lima pemain yang sudah menandatangi prakontrak dan beberapa pemain lama yang kontraknya berakhir 2013.
Pemain muda yang telah mengikat prakontrak dengan manajemen Persema adalah Phandy Widiarto, Didik Ariyanto, Moneiga, Febry Wimba serta Syaiful Indra Cahya. Kelima pemain muda itu merupakan rekomendasi dari pelatih Slave Radovski.
Sementara pemain lama yang masa kontraknya berakhir tahun 2013 nanti adalah Irfan Bachdim, Nehemia Martin, Kim Jefry Kurniawan, dan Dio Permana.
Ia mengakui, belum hadirnya pelatih di Malang juga berdampak pada belum terbentuknya komposisi pemain untuk musim depan. Padahal, "kick off" kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) dimulai 9 Februari mendatang.
Dengan belum adanya pelatih dan komposisi pemain yang bakal memperkuat tim musim depan ini, katanya, secara otomatis persiapan Persema sangat mepet. "Kita sekarang hanya punya waktu kurang dari dua bulan untuk mempersiapkan tim, sementara masih belum ada investor yang serius mengucurkan dananya untuk Persema," tegasnya.
Disamping persiapan tim yang belum jelas, susunan kepengurusan Persema musim depan juga masih belum jelas. Bahkan, pemain yang selama ini menghuni mes di Jalan Mojopahit juga tidak boleh lagi menempati gedung itu oleh Pemkot Malang karena mes tersebut merupakan aset pemkot.
Pada kompetisi musim lalu Persema juga terseok-seok karena krisis keuangan, bahkan pemain sempat mogok tanding ketika harus meladeni Persija IPL karena manajemen menunggak lima bulan gaji pemain dan pelatih. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BSI luncurkan SuperApps baru BYOND layanan finansial hingga spritual
11 November 2024 10:35 WIB, 2024
Berkurangnya beban finansial dan administrasi akreditasi PT berkat merdeka belajar
30 August 2023 11:19 WIB, 2023
Genpro dan Salimah Sumatera Barat angkatkan kegiatan UMKM Melek Finansial
19 December 2021 15:08 WIB, 2021
Memanfaatkan enam "Fintamin" untuk menjaga ketahanan finansial keluarga
12 November 2021 11:21 WIB, 2021
Terhalang kebijakan finansial, Neymar ingin kembali ke Barcelona sebelum Messi pergi
09 September 2021 6:18 WIB, 2021
Kurangi beban finansial, Barcelona pinjamkan Miralem Pjanic ke klub liga Turki Besiktas
03 September 2021 6:35 WIB, 2021