
PRSI Perbanyak Simulasi di Masa Prakompetisi

Jakarta, (Antara) - Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) berencana mengadakan lebih banyak simulasi ketimbang uji coba bagi para perenang Pelatnas Asian Games setelah memasuki masa prakompetisi pada Juli hingga Agustus 2014. "Dana pemerintah untuk pelatnas Asian Games terbatas, jadi memasuki masa prakompetisi ini dana dihemat sehingga simulasi yang diperbanyak, sedangkan uji coba diminimalkan," kata pelatih renang nasional Albert Christiadi Sutanto di sela-sela Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PRSI, di Jakarta, Jumat. Dia mengatakan dari enam uji coba yang diusulkan kepada Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), hanya dua uji coba yang diizinkan. "Satu uji coba di Singapura. Satu lagi di Malaysia," katanya. Dari uji coba pada Kejuaraan Nasional Kelompok Umur di Singapura dan Malaysia, menurut dia, hasilnya bagus. Ini tampak dari grafik perkembangan performa atlet yang meningkat. Sementara simulasi, menurut dia, penting bagi para atlet dengan tujuan membiasakan mereka dalam suasana kompetisi dan untuk menjaga performa atlet agar tetap prima ketika ajang Asian Games benar-benar berlangsung. Dia menambahkan, usai masa persiapan umum pada Maret-April 2014, pihaknya juga mulai memfokuskan latihan enam atlet pelatnas di nomor spesialisasinya masing-masing guna mempertajam catatan waktu para perenang tersebut. "Jadi kita fokuskan mereka pada gaya dan jarak yang jadi spesialisasi mereka," katanya. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
