Logo Header Antaranews Sumbar

Pedagang Pasar Senen Minta Kios Darurat Dipercepat

Sabtu, 26 April 2014 21:20 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Pedagang Pasar Senen, Jakarta, meminta pembangunan kios pasar darurat untuk korban kebakaran di Blok III dapat dipercepat atau kurang dari tiga bulan. "Kalau dibangun tiga bulan lagi, apa kami mau puasa selamat tiga bulan? Bagaimana kami cari makan?" kata Warsi, pemilik toko kancing di lantai 2 Blok III Pasar Senen ketika ditemui Antara di Jakarta, Sabtu. Warsi mengharapkan pembangunan kios darurat paling tidak selesai kurang dari sebulan karena para pedagang harus segera memulai kembali usaha mereka. "Sejak kemarin sampai saat ini saya belum mendengar atau mengetahui kabar apapun dari Pemprov DKI," kata Warsi. Pedagang kaos dan kain di Blok III Pasar Senen, Rasdi, juga meminta pembangunan kios darurat dapat selesai kurang dari sebulan menyusul awal bulan puasa Ramadhan pada Juni. "Bantuan yang kami harapkan ya kios itu, agar segera jualan kembali," kata Rasdi. Pendapat senada disampaikan Goleh, penjual kain dan bahan pakaian Pasar Senen yang menginginkan segera berjualan sebelum bulan Ramadhan. "Biasanya sebelum puasa pasar ini sudah ramai dengan pembeli. Kalau bisa dibangunnya sebulan lagi," kata Goleh. Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah memastikan pembangunan pasar darurat untuk korban kebakaran Pasar Senen akan rampung dalam tiga bulan. "Kita sudah berkoordinasi dengan PD Pasar Jaya. Penampungan bagi pedagang akan selesai dibangun dalam waktu tiga bulan," kata Saefullah. Saefullah menjelaskan pasar darurat tersebut akan berkonsep semi pedagang kaki lima (PKL) dengan pembangunan los-los semi permanen. "Lokasinya pada sisi depan, belakang dan kanannya. Kita nanti akan memaksimalkan lahan kosong yang ada di sekitaran bangunan," kata Saefullah. Sementara, Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis mengatakan kebakaran telah melalap sebagian dari kios-kios di lantai satu, lantai dua dan lantai tiga. Sekitar 3.096 kios menjadi korban kebakaran tersebut. Jumlah tersebut terdiri dari 640 kios, 1.577 gerai, 392 los dan 503 los pakaian. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026