
Korban Tewas Akibat Feri Korsel Karam 87 Orang

Jindo, Korea Selatan, (Antara/Xinhua-OANA) - Jumlah korban jiwa akibat feri karam di Korea Selatan melonjak jadi 87 pada Senin malam, saat penyelam melakukan operasi pencarian intensif di dalam lambung kapal itu, kata Penjaga Pantai. Para penyelam memasuki kabin penumpang di lantai tiga dan empat kapal yang memiliki lima lantai tersebut, yang karam di dekat Pulau Jindo di lepas pantai bagian baratdaya Korea Selatan, Rabu pagi (16/4). Sebanyak 22 mayat, empat lelaki dan 18 perempuan, dikeluarkan dari kabin penumpang selama operasi pencarian dan pertolongan malam hari. Di antara mereka terdapat dua lelaki warga negara asing. Sejauh ini, 87 orang telah dikonfirmasi tewas, 215 orang lagi masih belum ditemukan, sementara jumlah orang yang diselamatkan tidak berubah, 174. Tak ada penyintas yang ditemukan di dalam kapal itu, yang terbalik dalam pelayaran ke Pulau Pelancongan Jeju di bagian selatan negeri tersebut dari Pelabuhan Incheon di bagian barat, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin malam. Kapal feri itu membawa 476 orang, kebanyakan siswa sekolah menengah. Pusat reaksi darurat pan-pemerintah mengatakan di dalam siaran pers bahwa penyelam penjaga pantai, militer dan swasta direncanakan dikerahkan pada Senin malam dan Selasa pagi ke kabin penumpang. Koh Myung-seok, Juru Bicara pusat tersebut, Senin pagi, mengatakan pencarian akan dipercepat mengingat cuaca mendukung dan tambang pemandu telah dipasang. Lima tambang pemandu dipasang pada Ahad (20/4) untuk memungkinkan penyelamat memasuki feri yang karam itu dengan lebih cepat dibandingkan sebelumnya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
