Logo Header Antaranews Sumbar

Firdasari Siap Bersaing di Malaysia Terbuka

Minggu, 9 Maret 2014 11:44 WIB
Image Print

Makassar, (Antara) - Mantan pebulutangkis pelatnas Ardiyanti Firdasari, akan fokus mempersiapkan diri menghadapi ajang bergengsi Malaysia Grand Prix Gold, 25-30 Maret 2014. Firdasari di Makassar, Minggu, mengatakan, karena tampil di kejuaraan Malaysia sehingga dirinya tidak akan memperkuat PB Jaya Raya Jakarta pada kejuaraan bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) di Batam, 24-29 Maret 2014. "Setelah tampil di Sirnas Makassar selanjutnya akan bersaing di Malaysia. Mudah-mudahan bisa tampil maksimal dan meraih hasil terbaik," katanya. Menghadapi ajang Grand Prix Gold Malaysia 2014, dirinya mengaku tidak mematok target khusus. Keputusan itu diharapkan membuat dirinya bisa tampil tanpa beban dalam setiap pertandingan. Selain itu, dirinya juga memiliki modal yang cukup baik setelah berhasil tampil sebagai juara tunggal dewasa putri di Sirnas Makassar 2014. "Soal berapa atlet Indonesia yang akan melibatkan diri, saya kurang tahu. Namun untuk saya pribadi memang akan berusaha untuk mencapai hasil terbaik," jelasnya. Terkait kegagalan nomor tunggal memenuhi target di All England 2014, dirinya mengaku jika memang masih harus bekerja lebih keras lagi. Sebab saat ini kualitas lawan bukan hanya dari China namun sudah merata di sejumlah negara. "Mungkin harus kerja keras lagi mengingat lawan tangguh itu bukan semata dari wakil China," ujarnya. Pemain tunggal putri Indonesia gagal memenuhi target yang dibebankan oleh PBSI setelah semuanya terhenti di babak kedua All England Super Series Premier 2014 di National Indoor Arena, Birmingham, Inggris, Kamis. Sebelum berangkat ke Negeri Ratu Elizabeth, dua atlet andalan Indonesia yang dikirim ditargetkan mampu lolos ke semifinal kejuaraan dengan total hadiah 400 ribu dolar AS itu. Kegagalan pemain tunggal putri Indonesia ke babak selanjutnya dimulai oleh Linda Wenifanetri. Pemain pelatnas ini harus mengakui keunggulan pemain asal Korea, Ji Hyun Sung dengan dua game langsung 21-23 dan 11-21. Hasil kurang bagus juga dialami oleh peraih emas SEA Games 2013, Bellaetrix Manuputty. Pemain yang akrab dipanggil Bella ini harus mengakui keunggulan wakil dari Kanada, Li Michelle pada babak kedua salah satu kejuaraan bergengsi di dunia ini. Pemain binaan Pelatnas Cipayung ini harus kalah dengan rubber game 15-21, 23-21 dan 16-21. Pertandingan babak kedua All England melawan wakil Korea ini berlangsung cukup lama yaitu satu jam 18 menit. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026