Logo Header Antaranews Sumbar

Hollande Desak Rusia Hormati Hukum Internasional

Selasa, 4 Maret 2014 12:04 WIB
Image Print
Francois Hollande

Paris, (Antara/AFP) - Presiden Prancis Francois Hollande, Senin, mendesak Moskow untuk menemukan solusi krisis Ukraina yang selaras dengan hukum internasional. Hollande menekankan setelah pembicaraan telepon dengan timpalannya dari Polandia Bronislaw Komorowski dan Perdana Menteri Inggris David Cameron terkait "kebutuhan untuk Rusia guna menerima resolusi krisis yang sesuai dengan hukum internasional." Sebuah pernyataan dari Presiden Prancis mengatakan Hollande dan Cameron mengawasi dengan ketat "sikap tegas yang diadopsi oleh Eropa, khususnya peluang tindakan yang menyasar pada hubungan Uni Eropa - Rusia tanpa adanya de - eskalasi militer." Presiden Vladimir Putin pada Sabtu memenangkan persetujuan dari parlemen Rusia untuk mengirim pasukan ke Ukraina karena ketegangan di Crimea menyusul tersingkirnya Presiden pro-Moscow Viktor Yanukovych. Para pengamat telah menggambarkan serbuan militer Moskow ke Crimea berpotensi menjadi krisis terburuk sejak Perang Dingin . Hollande dan Cameron juga menggarisbawahi keinginan Uni Eropa untuk mendukung dan terlibat dalam upaya mediasi yang dikoordinasikan oleh PBB dan Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa . Saat blok 28 - negara berlomba untuk meredakan krisis, Presiden Uni Eropa Herman Van Rompuy, Senin, menyerukan pertemuan puncak bagi kepala pemerintahan dan negara anggota blok itu pada Kamis, untuk menetapkan kerangka waktu bagi tindakan Rusia. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026