Logo Header Antaranews Sumbar

AAUI Hitung Klaim Dampak Letusan Kelud

Jumat, 14 Februari 2014 21:37 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) masih menghitung klaim polis asuransi dampak letusan Gunung Kelud (1731 mdpl) yang berada di perbatasan Kabupaten Kediri, Blitar dan Malang, Jatim. "Kami belum dapat memperkirakan karena belum mendapat laporan dari lapangan," kata Direktur Eksekutif dan Hubungan Masyarakat AAUI, Julian Noor, dalam pesan singkat kepada Antara di Jakarta, Jumat. Meski tidak menyebut angka perkiraan klaim asuransi, Julian mengatakan polis kebakaran dari perusahaan asuransi secara teknis dapat diperluas dengan risiko letusan gunung api. "Selain polis kebaran juga ada polis kerusakan atas bangunan dan isi bangunan," katanya tentang klaim sejumlah polis akibat letusan gunung berapi. Klaim asuransi dampak letusan Gunung Kelud, lanjut Julian, juga belum dapat disetarakan dengan klaim asuransi dampak letusan Gunung Sinabung di Sumatera Utara. "Perkiraan kami tidak banyak obyek yang diasuransikan di daerah bencana Gunung Sinabung karena jauh dari kota besar. Kecuali dampak Sinabung sampai ke Medan," ujarnya. Badan Nasional Penanggulangan Bencana belum mencatat kerugian akibat letusan Gunung Kelud. Tapi, pada akhir Januari lalu, badan itu mencatat kerugian akibat letusan Gunung Sinabung mencapai Rp1 triliun. "Kerusakan sektor pertanian mencapai Rp712 miliar, perumahan Rp234 miliar, dan lainnya," kata Kelapa Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. (*/WIJ)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026