Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Dharmasraya Uji Kompetensi Camat

Rabu, 12 Februari 2014 19:00 WIB
Image Print

Pulau Punjung, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengelar uji kompetensi bagi camat dan wali nagari (kepala desa adat) secara maraton mulai dari tanggal 11 sampai 13 Februari 2014. Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Asril di Pulau Punjung, Rabu, mengatakan tujuan dilaksanakannya uji kompetensi ini adalah untuk melihat dan mengevaluasi kompetensi camat dalam bidang penyelenggaraan pemerintahan, bidang pelaksanaan pembangunan, dan dalam hal pelayanan kepada masyarakat. "Selain melihat dan mengevaluasi kinerja camat, kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk menerima masukan dari camat dalam menata pemerinta ke depannya" ujarnya. Dia mengatakan, pada hari pertama dilaksanakan uji kompetensi camat yang diikuti oleh sebanyak 10 camat. Semetara itu Camat Timpeh tidak dapat mengikuti uji kompetensi ini dikarenakan belum genap satu tahun menjabat. "Sesuai peraturan yang dikeluarkan Gubernur Sumbar, salah satu syarat untuk bisa mengikuti uji kompetensi camat adalah telah menjabat selama satu tahun," katanya. Ia menjelaskan, ada beberapa bentuk penilaian yang dilakukan adalah ekspose dan wawancara. Camat yang berhasil masuk ke dalam tiga besar, akan kembali dilakukan penilaian oleh tim penilai dengan peninjauan ke lapangan, yang nantinya akan ditetapkan sebagai juara I dan berhak mewakili Dharmasraya ke tingkat Provinsi Sumbar. Sementara uji kompetensi wali nagari diikuti oleh 11 wali nagari terbaik di masing-masing kecamatan. Adapaun aspek yang dinilai antara lain dalam bidang penyelenggaraan pemerintahan, pengembangan ekonomi dan pengentasan kemiskinan, pengembangan dan pelestarian adat, agama dan budaya. "Materi ujian yang akan ditempu oleh camat dan wali nagari sama, bagi pemenang akan menjadi wakil ke tingkat provinsi," katanya. Lebih lanjut ia mengatakan, untuk penilaian kompetensi sekretaris nagari dilaksanakan pada hari terakhir, dengan kriteria penilaian pelaksanaan dan penataan di bidang kependudukan dan catatan sipil, arsip dan penyelenggaraan tugas seknag secara umum. "Yang jelas terbaik I, II dan III akan menjadi wakil ke tingkat provinsi," katanya. Sedangkan untuk tim penilai, kata Asril, disiapkan dari kalangan birokrat senior dan wartawan dari PWI. Data Bagian Tapem menunjukan, jumlah kecamatan yang ada di kabupaten Dharmasraya sebanyak 11 kecamayan yang terdiri atas 52 nagari. (*/bib/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026