
BIN Siapkan Operasi Terpadu Dukung Pemilu

Jakarta, (Antara) - Badan Intelijen Negara mempersiapkan operasi terpadu intelijen untuk mendukung pelaksanaan Pemilu pada 9 April mendatang, kata Kepala BIN Letjen TNI Norman Marciano dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemantapan Pemilu di Jakarta, Selasa. "BIN sedang merancang dan menggelar operasi intelijen terpadu yang melibatkan operasi intelijen dari berbagai instansi guna mendukung Pemilu 2014," kata Norman di Jakarta Convention Center Senayan. Dia menjelaskan kegiatan operasi terpadu tersebut bertujuan untuk mencegah munculnya potensi konflik selama proses tahapan Pemilu berlangsung. Oleh karena itu, lanjut dia, diperlukan kerja sama dan koordinasi kegiatan intelijen di berbagai elemen baik di tingkat pusat maupun daerah. "BIN sudah memaksimalkan kekuatan kemampuan kapasitas dana kelembagaan, meningkatkan SDM dan memodernisasi teknologi intelijen. Selain itu juga diperlukan keterpaduan lembaga yang berperan mengumpulkan keterangan, baik di tingkat pusat maupun daerah," kata Norman menjelaskan. Rakornas Pemantapan Pemilu digelar oleh Kementerian Dalam Negeri untuk berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga Pemerintah non-kementerian (K/L) terkait pelaksanaan Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD. "Melalui Rakornas ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan penguatan sinergitas dari seluruh pemangku kepentingan dalam upaya menyukseskan Pemilu," kata Mendagri Gamawan Fauzi dalam sambutannya. Rakornas diikuti oleh 3.654 orang yang terdiri atas gubernur, bupati-wali kota, perwakilan KPU dan Bawaslu daerah, serta sejumlah pimpinan partai politik peserta Pemilu. Mendagri berharap dengan penyelenggaraan Rakornas tersebut pelaksanaan Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD pada 9 April mendatang dapat berjalan lancar, aman dan tertib. Acara Rakornas dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Kepala Polri Jenderal Pol Sutarman, dan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
