
Laos-Kamboja Tandatangani Perjanjian Saat Kunjungan PM

Vientiane, (Antara/Xinhua-0ANA) - Laos dan Kamboja telah menandatangani beberapa perjanjian kerja sama bilateral sebagai peningkatan lebih lanjut hubungan bilateral dan kerja sama yang kuat antara kedua negara. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh para menteri terkait dan disaksikan oleh Perdana Menteri Laos Thongsing Thammavong serta PM Kamboja Hun Sen pada hari pertama kunjungan dua hari Hun Sen ke Laos dari 6-7 Februari. Perjanjian termasuk empat Memorandum of Understanding (MoU). Perjanjian tersebut meliputi kerja sama kesehatan, kerja sama kebudayaan hukum dan peradilan, pembentukan konsul-jenderal serta perjanjian tentang pendidikan, hubungan 'sister city' antara ibu kota Laos, Vientiane dan ibu kota Kamboja Phnom Penh. Selain itu juga ditandatangani perjanjian hubungan bilateral antara Departemen Keamanan Publik Laos dan Departemen Dalam Negeri Kamboja. Kunjungan Hun Sen terjadi atas undangan Thongsing Thammavong. Ini adalah kunjungan yang pertama ke Laos sejak Hun Sen terpilih kembali sebagai perdana menteri pada tahun 2013. Perdana menteri Laos menyampaikan penghargaan atas kunjungan PM Kamboja dan mengucapkan selamat kepadanya atas terpilihnya kembali. Para pengamat menyebut kunjungan itu bersejarah dalam peningkatan kerja sama dan hubungan antara kedua negara. Selama pembicaraan mereka, kedua pihak memuji prestasi yang dibuat oleh Rapat ke-12 Komisi Bersama Laos-Kamboja untuk Kerja sama Bilateral yang diselenggarakan di Kamboja pada Januari 2014. Perdana menteri Laos memberitahu delegasi Kamboja bahwa negara ini dalam proses pembangunan ekonomi dan berharap bahwa pertumbuhan tersebut akan membantu lulus dari status 'Least Developed' PBB pada tahun 2020. Selama berada di sini, Hun Sen juga bertemu Presiden Laos Choummaly Sayasone dan Ketua Majelis Nasional Laos Pany Yathortu. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
