Logo Header Antaranews Sumbar

Tol Cipularang Km 72 Dibuka Sore Ini

Kamis, 30 Januari 2014 13:56 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - PT Jasa Marga Tbk menargetkan jalan Tol Cipularang kilometer (KM) 72 Jakarta-Bandung bisa dibuka pada lajur dua, sore ini (30/1). "Targetnya, sore ini sekitar pukul 15.00-16.00, lajur dua sudah bisa dibuka, melengkapi arus kontra flow yang sudah ada sejak Jumat pekan lalu," kata Dirut Jasa Marga Tbk, Adityawarman kepada pers, di sela kunjungan ke KM 72, Tol Cipularang, Jawa Barat, Kamis. Namun, kata Adityawarman, kendaraan yang diperbolehkan melintas adalah tetap golongan 1, truk dan angkutan berat tetap diarahkan via Cikampek, masuk Sadang ke arah Bandung. "Secara keseluruhan pekerjaan fisik penanganan ambles KM 72 sepanjang 30 meter ini per hari ini sudah mencapai 80 persen dan ditargetkan Senin pekan depan sudah selesai," katanya. Adityawarman menyebut, pekerjaan penanganan amblas tersebut terbagi dua yakni pemasangan bronjong pengaman hingga 5-6 lapis dan perkuatan dengan puluhan tiang panjang kedalaman 12 meter," katanya. Sementara, untuk pelapisan lajur dilakukan sepanjang 60 meter. "Kejadian ini serupa dengan KM 47 di tol Jakarta - Cikampek, hanya saja lebih kecil," katanya. Adityawarman mengaku, pihaknya mengalokasikan untuk penanganan KM 72 ini tidak melebihi Rp4 miliar yang bersumber dari anggaran bina program perseroan. "Kami berterima kasih pada para kontraktor, karena mereka bekerja dan belum dibayar. Memang ini penunjukan langsung karena situasinya force majeure," katanya. Tunjuk konsultan Pada bagian lain, Adityawarman mengaku, pihaknya memutuskan akan melakukan penelitian dan kajian menyeluruh terhadap Tol Cipularang dengan menunjuk konsultan dari ITB. "Kejadian amblas KM 72 ini membuat kami ambil keputusan akan lakukan kajian dan penelitian Cipularang tahun ini agar kami punya gambaran praktis terhadap apa yang harus kami lakukan pada musim hujan 2015," katanya. Hal itu karena, tambahnya, perkembangan dan kondisi sekitar Cipularang juga sudah berubah dan terbukti kejadian KM 72 itu di luar dari tujuh daerah rawan di Cipularang. Lalu lintas harian di Tol Cipularang sekitar 60.000 kendaraan dan akibat kejadian amblas KM 72 itu, terjadi penurunan, namun tidak signifikan.(*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026