
Pakistan dan Nigeria akan Terlambat Bebas Polio

New York, (Antara/AFP) - Orang kaya dan empu piranti lunak, Bill Gates pada Selasa memperingatkan bahwa kekerasan di Nigeria dan Pakistan dapat memundurkan rencana membebaskan kedua negara itu dari polio yang diperkirakan bisa tercapai pada 2018. Pada 2013, Yayasan Bill dan Melinda Gates -- badan amal yang membiayai penelitian medis serta vaksinasi -- bermaksud untuk memberantas penyakit yang melumpuhkan itu sebagai prioritas dalam enam tahun ke depan. Namun pendiri Microsoft yang mengucurkan sebagian besar keuntungan pribadinya serta mendorong para orang kaya lain untuk ikut memberikan sumbangsihnya, mengatakan kepada AFP bahwa tantangan utama aksi itu masih tetap. India, negara yang pernah dikenal terburuk dalam masalah polio -- penyakit yang kebanyakan menyerang pada masa kanak-kanak dan menyebabkan tungkai mengecil -- baru tiga tahun merayakan sebagai negara bebas polio. Penyakit ini masih menjadi penyakit menular di Afganistan, Nigeria dan Pakistan. Selain itu juga terjadi kembali kasus penyakit polio di daerah yang tercabik perang yaitu di Somalia dan Suriah, sehingga mengancam penyebaran kembali polio di negara-negara yang pernah bebas itu. "Nigeria dan Pakistan akan menjadi lebih keras. Kekerasan di Pakistan sungguh mengerikan," kata Gates kepada AFP di New York, Selasa. "Yang benar adalah vaksinasi itu akan membantu anak-anak. Kasak-kusuk mengenai vaksinasi dan serangan terhadap petugas -- orang-orang itu tidak memiliki kebenaran dan keadilan di pihaknya." Beberapa jam sebelum Gates berbicara, tiga petugas vaksinasi polio ditembak mati di kota Karachi, Pakistan, sehingga menghambat pemberian vaksin polio di Provinsi Sindh. Pekan lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa wilayah barat laut Pakistan di kota Peshawar adalah daerah yang paling buruk di dunia serta menjadi "kantong" penyakit tersebut. Penentangan terhadap vaksinasi ini banyak dilakukan oleh Taliban di Pakistan serta kelompok Islam di Nigeria. "Ini benar-benar akan membahayakan Nigeria dan Pakistan," kata Bill Gates. "Setiap hari kita membicarakan tentang apa yang membaik, apa yang memburuk, bagaimana melacak tim dan pendekatan baru apa yang bisa dilakukan dan kita selalu memperbaiki upaya tersebut," katanya. Yayasan Gates mengeluarkan dana lebih dari 300 juta dolar setahun untuk program pemberantasan polio dan Kongres Amerika Serikat juga mengucurkan dana tambahan. "Kita punya dana, punya niat. Kita perlu meletakkan dasar untuk mendapat kebenaran," kata Bill Gates. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
