Logo Header Antaranews Sumbar

Lima Gerilyawan Ditangkap di Rusia Selatan, Bom Dijinakkan

Minggu, 12 Januari 2014 01:14 WIB
Image Print

Moskow, (Antara/Reuters) - Komite Anti-terorisme Nasional Rusia mengatakan lima anggota kelompok gerilyawan terlarang ditangkap di kota Rusia selatan Nalchik, di mana bom rakitan yang dikemas dengan pecahan peluru telah dijinakkan. Nalchik, di kaki pegunungan Kaukasus, adalah sekitar 300 km (190 mil) dari kota Sochi, tuan rumah Olimpiade Musim Dingin beberapa bulan ke depan, yang gerilyawan Islam telah ancam akan menyerang. Presiden Vladimir Putin, yang telah mempertaruhkan politik danprestise pribadi terhadap Olimpiade, telah memerintahkan langkah-langkah keamanan ditingkatkan secara nasional sejak pembom bunuh diri menewaskan sedikitnya 34 orang bulan lalu di Volgograd, juga di Rusia selatan. "Pasukan keamanan telah menahan lima anggota organisasi teroris terlarang internasional," kata NAC dalam pernyataan yang diterima oleh kantor-kantor berita Rusia. Seorang juru bicara NACmengkonfirmasi pernyataan itu kepada Reuters. " ... Operasi anti-terorisme telah menemukan dan menyitaamunisi, granat dan bahan peledak buatan sendiri yang dikemas denganpecahan peluru siap untuk digunakan," katanya. Olimpiade akan dibuka pada 7 Februari di Sochi, di tepi baratwilayah Kaukasus, di mana gerilyawan ingin mengukir sebuahNegara Islam. Pada Kamis, pasukan keamanan terus siaga tempur di wilayah Stavropol selatan setelah penemuan setidaknya lima mayat dengan luka tembak dan bahan peledak . Kepala Komite Olimpiade Rusia mengatakan Moskow telah mengambil setiap tindakan yang mungkin untuk memastikan keamanan Olimpiade mendatang. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026