Logo Header Antaranews Sumbar

Pasaman Barat siapkan lahan pembangunan sekolah nasional terintegrasi

Selasa, 16 Juni 2026 15:35 WIB
Image Print
Bupati Pasaman Barat Yulianto (tengah) saat meninjau lokasi rencana pembangunan sekolah nasional terintegrasi (SNT) 2006 di Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Senin (15/6/2026). ANTARA/Altas Maulana.

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare untuk pembangunan sekolah nasional terintegrasi (SNT) 2006 di Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh.

"Dengan ditetapkannya Pasaman Barat memperolah program SNT oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) maka lahan untuk lokasi sekolah itu telah kita siapkan," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Selasa.

Menurutnya Pasaman Barat merupakan kabupaten satu-satunya yang memperoleh program SNT pada 2026.

Dia bersama anggota DPRD DPRD Provinsi Sumbar Ade Putra telah meninjau lokasi rencana SNT itu di Muara Kiawai, Senin (15/6).

Dia mengatakan pembangunan SNT merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas dan merata bagi seluruh anak Indonesia, termasuk di daerah.

"Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan percepatan pembangunan dan revitalisasi sekolah agar fasilitas pendidikan yang modern dan berkualitas dapat segera dinikmati masyarakat," ujar dia

Dia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan lahan sekitar 20 hektare yang status kepemilikannya telah bersertifikat sehingga mendukung percepatan realisasi program tersebut.

"Karena lahan ini milik Pemkab dan sudah bersertifikat, percepatan pembangunan dapat segera dilakukan. Di lokasi ini nantinya akan dibangun jenjang SD, SMP, SMA hingga SMK gratis dengan konsep nonasrama," kata dia.

Sementara sekolah berasrama akan difokuskan melalui program sekolah rakyat yang dibangun di Padang Tujuh Kecamatan Pasaman untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dia menyebutkan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

Untuk itu, Pemkab Pasaman Barat terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna memastikan program tersebut dapat direalisasikan sesuai rencana.

Anggota DPRD Sumbar Ade Putra menyebut kehadiran SNTi tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja selama proses pembangunan maupun operasional sekolah.

"Program revitalisasi sekolah dan pembangunan SNT akan membuka peluang kerja bagi masyarakat daerah. Selain meningkatkan kualitas pendidikan, program ini juga diharapkan dapat membantu menekan angka pengangguran," ujarnya.

Ia menyebutkan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar Pasaman Barat menjadi daerah prioritas dalam pelaksanaan program tersebut.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026