Logo Header Antaranews Sumbar

Istri Anggota DPRD Tanahdatar Dijambret

Kamis, 19 Desember 2013 06:36 WIB
Image Print

Padangpanjang, (Antara) - Tas coklat milik salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sridwirini (43) dirampas jambret di Bintungan Panyalaian Kecematan X Koto, Kamis, sekitar pukul 12.30 WIB. Sri yang bekerja sebagai guru SMP 2 Koto Laweh Kecamatan X Koto Tanahdatar itu dijambret ketika mengendarai sepeda motor bersama rekannya Sofariani (48) hendak pulang ke Kota Padangpanjang.Korban mengalami kerugian uang tunai Rp800 dan sejumlah surat-surat penting lainnya. Sri panggilan istri seorang anggota DPRD Kabupaten Tanahdatar ini mengendarai sepeda motor Scoopy BA 3215 NC tersebut tak nyaman dengan tas yang disandangnya. Namun, tas tersebut diminta Sri agar Sofa yang bergoncengan memegang tas tersebut."Tas tersebut dipeluk sofa tepat berada antara kami," sebut Sri saat melaporkan kejadian tersebut ke Polres Padangpanjang sekitar pukul 13.30 WIB.Sementara itu, sofa mengatakan, kejadian tersebut terjadi dengan cepat. Kedatangan sepeda motor yang langsung memepet motornya, dengan posisi sedekat itu Sri kaget dan sedikit goyang."Dengan kondisi tidak stabil, tas Sri yang saya peluk erat di renggut jambret dan terjadi persitegangan di atas motor. Namun, pegangan tali tas tak lepas dari tangan saya, akhirnya jamret itu berhasil membawa tas itu, karena talinya putus," ungkap sofa.Dikatakan Sofa, keberadaan mobil di depan Sri membuat kondisi waktu itu tambah membuat dirinya tak berdaya untuk melihat nomor polisi kendaraan itu."Tak pikir panjang kami langsung menuju Pos polisi terdekat di Simpang Bak Air Bukit Surungan dan melaporkan kejadian itu Kepolisi," ujarnya.Sementara Kasat Reskrim Polres Padangpanjang AKP Andi Sentosa membenarkan telah terjadi aksi penjambretan terhadap dua orang PNSitu. Menerima laporan tersebut, pihaknya langsung bergerak dan memonitoring petugas untuk melakukan pengejaran. "Laporan telah Kami terima, dan pelaku tengah dalam pelacakan polisi," sebutnya.Polisi mengimbau kepada masyarakat agar tetap siaga dalam kondisi apapun, khususnya pengendara motor yang membawa barang berharga. "Kalau berkendara tingkatkan kewaspadaan selalu, sehingga tindak kriminal bisa di tekan," katanya. (ben)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026