Logo Header Antaranews Sumbar

Polresta Bukittinggi optimalkan pengamanan objek wisata saat Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 11:15 WIB
Image Print
Sejumlah wisatawan mengabadikan momen di depan landmark peringatan 100 tahun Jam Gadang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Kota Bukittinggi (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mengoptimalkan pengamanan objek-objek wisata yang ada di daerah tersebut pada pelaksanaan operasi Ketupat 2026 selama libur Lebaran.

"Kita sudah menempatkan pos-pos tertentu untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di tempat-tempat pariwisata," kata Kapolresta Bukittinggi Kombes Polisi Ruly Indra Wijayanto di Kota Bukittinggi, Minggu.

Menurut dia, pengamanan objek wisata tersebut karena Bukittinggi merupakan salah satu destinasi pariwisata di Sumbar dan nasional. Apalagi, pada momentum libur Idul Fitri 1447 Hijriah tingkat kunjungan wisatawan dari berbagai daerah diperkirakan meningkat pesat ke kota kelahiran Bung Hatta tersebut.

Selain masyarakat asal Sumbar, kata dia, sejumlah objek wisata seperti Lobang Jepang, Jam Gadang, Museum Kelahiran Bung Hatta, Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), Benteng Fort De Kock, Jembatan Limpapeh, Panorama Ngarai Sianok dan objek wisata lainnya diperkirakan akan ramai dikunjungi perantau dari berbagai wilayah.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran libur Lebaran, Polresta Bukittinggi menyiagakan 215 personel polisi di wilayah hukum Polresta setempat yang tergabung dalam operasi Ketupat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Dalam pelaksanaan operasi Ketupat tahun ini, kita melibatkan 215 personel dan itu sudah tersebar di tujuh pos pengamanan," sebut dia.

Ruly menyebutkan tujuh pos yang dimaksud terdiri dari dua pos pengamanan, empat pos pelayanan, dan satu pos pengamanan terpadu. Keberadaan ketujuh pos ini sangat vital untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026