
Pemkab Agam sediakan jalur alternatif urai kemacetan menuju Bukittinggi

Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyediakan sejumlah jalur alternatif untuk mengurangi kendaraan menuju Kota Bukittinggi, agar tidak terjadi kemacetan selama arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Jalur alternatif kita pasang di sejumlah lokasi untuk mengurangi kendaraan agar tidak macet menuju Bukittinggi," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Agam Apriwandi Arlius di dampingi Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Agam Gani Basya di Lubuk Basung, Kamis.
Ia mengatakan jalur alternatif tersebut dari Gaduik ke Baso untuk pengendara dari Pasaman menuju Payakumbuh atau sebaliknya.
Lalu Simpang IPDN ke Koto Baru untuk pengendara dari Padang menuju Payakumbuh atau sebaliknya. Simpang Parabek ke Jambu Aia untuk pengendara dari Bukittinggi ke Lubuk Basung atau sebaliknya.
Setelah itu Sungai Buluh ke Sungai Tanang Kecamatan Banuhampu untuk pengendara dari Padang Panjang menuju Pasaman Barat atau sebaliknya.
"Jalan alternatif tersebut kondisi baik dan layak untuk dilalui kendaraan," katanya.
Ia menambahkan Dinas Perhubungan Agam sudah memasang rambu-rambu petunjuk arah di sepanjang jalan yang bakal dilalui.
Ini dalam rangka agar para pengendara dari provinsi tetangga tidak ragu saat melewati daerah ini.
"Rambu-rambu petunjuk arah telah kita pasang agar bisa menuntun para pengendara saat melewati jalan alternatif," katanya.
Ia mengakui jalan alternatif disediakan setiap Idul Fitri dalam mengurai kendaraan menuju Kota Bukittinggi, agar tidak terjadi kemacetan, karena daerah tersebut merupakan rawan macet.
Kemacetan itu setelah adanya pasar tumpah, volume kendaraan juga banyak melewati daerah itu.
"Jalan ini merupakan penghubung antar kabupaten dan kota di Sumbar menuju provinsi tetangga," katanya.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
