Logo Header Antaranews Sumbar

Puncak arus mudik Padang-Bukittinggi diperkirakan H-3 hingga H-1 Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 07:10 WIB
Image Print
Kendaraan melintas di ruas jalan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Minggu (15/3/2026). (ANTARA/Kuntum Khaira Riswan.)

Padang Panjang (ANTARA) - Memasuki H-6 menjelang Hari Raya Idul Fitri, arus mudik di jalur utama Padang-Buktittinggi, Sumatera Barat, masih lancar dan kendaraan yang melintas belum menunjukkan peningkatan signifikan dari para pemudik.

Pantauan ANTARA pada Minggu siang terlihat sejumlah kendaraan dengan barang bawaan khas pemudik melintas di ruas Jalan Lembah Anai. Arus kendaraan melewati jalur yang sebelumnya sempat diberlakukan sistem buka tutup akibat proses perbaikan jalan pasca-banjir bandang pada November lalu.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghentikan sementara pekerjaan penanganan sepanjang 5,8 kilometer tersebut sejak H-10 Lebaran atau 10 Maret 2-26 untuk mengantisipasi pemudik. Sebelumnya, jalan tersebut diberlakukan buka tutup guna mempercepat penanganan jalan yang rusak akibat banjir bandang pada November lalu.

Kemacetan baru terpantau terjadi di daerah Aie Angek, Tanah Datar sepanjang 3 km hingga ke arah Pasar Koto Baru, Tanah Datar. Sedangkan arus sebaliknya masih lancar.

Bhabinkamtibmas Polsek Batipuh, Bribka Afriandi, saat ditemui di posko pengamanan mudik Padang Panjang, menyampaikan lonjakan volume kendaraan belum terlihat signifikan H-6 Lebaran, dikarenakan rata-rata pemudik yang memasuki Sumbar tidak dalam waktu yang bersamaan.

“Belum ada lonjakan kendaraan, belum kelihatan signifikan karena sekarang baru H-6. Rata-rata keluarga atau family-family kita yang di rantau itu masuk ke Sumbar tidak berbarengan,” kata Afriandi.

Pihaknya memprediksi lonjakan khususnya bagi pemudik yang akan memasuki Sumatera Barat itu terjadi di H-3 hingga H-1, kemudian H+1 dan H+5 saat perantau melakukan perjalanan wisata di Sumatera Barat.

“Tapi yang kelihatan signifikan itu biasanya di H+1 sampai H+5. Itu kelihatan sekali karena para perantau yang pulang kampung ini mereka jalan-jalan bersama keluarga di Sumatera Barat ini,” ucap Afriandi.

Meski kondisi lalu lintas masih cenderung sepi, petugas tetap melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan kendaraan dalam beberapa hari ke depan, melalui pos pengamanan dan rekayasa lalu lintas.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat juga telah menetapkan akan memberlakukan sistem one way yang akan diberlakukan pada H-2 dan H-1, lalu H+1 hingga H+3 Lebaran.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul:



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026