
Ade Komaruddin: Soksi Warisan Utama Prof Suhardiman

Jakarta, (Antara) - Ketua Umum Depinas SOKSI Ade Komaruddin mengatakan warisan utama yang diberikan oleh Prof Suhardiman adalah lahirnya SOKSI yang berawal dari konsep manusia Indonesia baru. "Manusia Indonesia baru adalah manusia yang hidup dalam alam Pancasila yang berorientasi pada spiritual, kalbu dan fisikal secara serasi, selaras dan seimbang. Inilah warisan utama beliau (Suhardiman)," kata Ade Komaruddin menyitir pemikiran Prof Suhardiman pada perayaan Ulta ke 89 tahun pendiri SOKSI di Jakarta, Senin malam. Acara perayaan Ultah ke 89 Prof Suhardiman dirayakan secara meriah yang dihadiri Ketum Depinas SOKSI Ade Komaruddin, Wakil Ketua DPP PG Cicip S, Prof Muladi, Oetoyo Usman, wakil ketua BPK Hasan Bisri, serta ratusan kader SOKSI lainnya. Sebelumnya dalam rangka merayakan Ultah Suhardiman kader SOKSI nonton bareng film "Soekarno". Menurut Ade antara presiden Sorkarno dan Suhardiman ada pertalian sejarah dan kedekatan. Pada awal tahun 1960-an. Suhardiman mengajukan konsep Manusia Indonesia baru (MIB) yang ditinjau dari tiga dimensi waktu, masa lampau. Masa kini dan masa mendatang. Masa lalu bangsa Indonesia tambah Ade, bersifat serba tradisional, dekat dengan alam dan penciptanya. "Kehidupan tradisional ini mengalami pergeseran yang membawa manusia Indonesia ke transisional dimana mulai mengenal ilmu pengetahuan," kata Ade. Masa transisional ini tambahnya kemudian membawa manusia Indonesia yang modern dan berorientasi material, rasional dan pragmatis. "Dan Indonesia masa depan adalah Manusia Indonesia Baru. Manusia yang hidup dalam alam Pancasila yang berprientasi pada spiritual, kalbu dan phisikal secara serasi, selaras dan seimbang," kata Ade Komaruddin menyitir pemikiran pendiri SOKSI Prof Suhardiman. Manusia yang demikian itulah, oleh Suhardiman disebut Manusia Karya Swadiri Indonesia atau Karyawan Indonesia yang mandiri. Menurut Ade, hal itulah yang menjadi warisan utama Prof Suhardiman. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
