Logo Header Antaranews Sumbar

Jumlah simpanan emas di perbankan capai 766.050 rekening

Jumat, 6 Maret 2026 20:59 WIB
Image Print
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae ​​​​​dalam acara Launching Indonesia's Bullion Ecosystem Roadmap di Jakarta, Jumat (6/3/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)

Jakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, total jumlah rekening simpanan emas di perbankan telah mencapai 766.050 rekening hingga Februari 2026.

Total simpanan tersebut tercatat sebesar Rp80,57 miliar atau setara 26,62 kilogram (kg) emas

"Dapat kami sampaikan bahwa aktivitas bullion di perbankan menunjukkan perkembangan yang baik dalam kurun waktu yang sangat singkat," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam Launching Indonesia's Bullion Ecosystem Roadmap di Jakarta, Jumat.

Sementara, aktivitas perdagangan emas di perbankan juga mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp7,92 triliun, sementara aktivitas penitipan emas mencapai Rp7,53 triliun.

 

Menurut Dian, otoritas melihat potensi besar pengembangan bank emas (bullion bank) terutama di sektor perbankan syariah.

Di sisi lain, perkembangan ekosistem emas di sektor Pegadaian juga menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Berdasarkan catatan OJK hingga Februari 2026, kelolaan emas di sektor Pegadaian telah mencapai saldo 40,59 ton emas dengan valuasi sekitar Rp102 triliun.

Jumlah tersebut berasal dari berbagai layanan, antara lain deposito emas, pinjaman modal kerja emas, bullion trading, jasa titipan emas korporasi, serta tabungan emas.

"Jika memasukkan produk cicil emas dan agunan gade emas, maka ekosistem emas yang dikelola sektor Pegadaian itu sudah mencapai saldo sebesar tadi 147,8 ton emas," jelasnya.

Lebih lanjut, untuk memperkuat pengembangan ekosistem bank emas di Indonesia, OJK bersama pemerintah dan pelaku usaha juga menyusun peta jalan (roadmap) Pengembangan dan Penguatan Kegiatan Usaha serta Ekosistem Bullion Periode 2026–2031.

Roadmap tersebut disusun sebagai panduan arah pengembangan kegiatan usaha bullion dan ekosistem emas nasional ke depan.

 

Roadmap itu terdiri dari dua bagian yang saling melengkapi, yakni roadmap pengembangan ekosistem bullion dari hulu hingga hilir serta roadmap kegiatan usaha bullion di industri jasa keuangan.

Ia menambahkan bahwa roadmap tersebut bersifat dokumen hidup (living document), sehingga dapat disesuaikan dengan dinamika perkembangan ekonomi maupun ekosistem bullion di masa mendatang.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: OJK sebut jumlah simpanan emas di perbankan capai 766.050 rekening


 



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026