
Pengda INI-IPPAT Dharmasraya berbagi berkah bersama anak yatim

Pulau Punjung (ANTARA) - engda Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kabupaten Dharmasraya menggelar aksi sosial dengan berbagi bersama anak yatim di Panti Asuhan Fastabiqul Khairat Palo Padang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Rabu (4/3).
Kegiatan berbagi berkah di bulan Ramadhan itu merupakan inisiatif bersama dua organisasi profesi yang membawahi notaris dan PPAT sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus ajang mempererat kebersamaan di bulan penuh berkah.
Ketua Pengurus Daerah (Pengda) IPPAT Dharmasraya, Pisma Putra, dalam keterangan yang diterima, mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk panggilan organisasi untuk membantu meringankan beban anak-anak yatim khususnya, dan panti asuhan yang mengurus kebutuhan mereka selama ini.
“Apalagi saat ini dalam bulan Ramadhan 1447 H, dan akan memasuki Idul Fitri, tentu kita ingin merasakan kebahagiaan bersama anak-anak yatim lainnya,” katanya.
Ketua Pengda INI Ryo Agustiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menguatkan ukhuwah Islamiyah serta mempererat sinergi dan silaturahmi antar anggota.
“Melalui momentum Ramadan ini, kita berharap terjalin kebersamaan yang semakin erat, memperkuat kolaborasi, serta menumbuhkan semangat persaudaraan dalam menjalankan amanah profesi,” ujarnya
Bantuan yang diserahkan berupa sembako, perlengkapan ibadah dan uang tunai. Penyerahan bantuan dilakukan dengan sejumlah pengurus INI dan IPPAT. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan anak-anak untuk keperluan mereka menghadapi Ramadhan dan lebaran.
Sementara, Pengasuh Panti Asuhan Fastabiqul Khairat, Ustad Zainir menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kepedulian notaris dan PPAT Dharmasraya terhadap anak yatim dengan menyerahkan bantuan.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi ladang amal bagi para notaris dan PPAT. Sebab, Islam memuliakan orang-orang yang menyantuni anak yatim, dan menjanjikan kedekatan dengan rasulullah Saw di surga kelak di Yaumil Mahsyar.
Ia mengungkapkan saat ini jumlah anak yatim yang diasuh Panti Asuhan Fastabiqul Khairat berjumlah 21 orang, dengan rincian sembilan orang laki-laki dan 12 orang perempuan.
Ia menjelaskan anak-anak saat ini tengah menempuh berbagai jenjang pendidikan, diantaranya enam orang menempuh pendidikan sekolah dasar.
Empat orang sekolah menengah tingkat pertama, enam orang sekolah menengah tingkat atas, dan lima orang sedang menempuh perguruan tinggi.
Pewarta: Ilka Jansen
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
