Pamsimas masyarakat Tanah Datar berangsur pulih setelah bencana

id bangkit sumatera,penanganan bencana sumatera,bencana sumatera,sabo dam,pamsimas,kebutuhan air bersih

Pamsimas masyarakat Tanah Datar berangsur pulih setelah bencana

Wali Nagari Guguak Malalo Mulyadi menunjukkan kondisi sabo dam yang rusak akibat terdampak banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (24/1/2026). ANTARA/Muhammad Zulfikar

Kabupaten Tanah Datar (ANTARA) - Layanan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas) di Nagari (desa) Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) berangsur pulih setelah dua bulan terdampak bencana.

"Alhamdulillah berkat kerja sama antara pemerintah dan donatur terutama perantau Minang, layanan pamsimas di Nagari Malalo mulai berangsur pulih," kata Wali Nagari (kepala desa) Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Mulyadi di Kabupaten Tanah Datar, Minggu.

Mulyadi menyebutkan di desa tersebut terdapat dua sabo dam yang mengalami kerusakan parah. Kondisi tersebut berdampak langsung pada penyediaan kebutuhan air dan sanitasi masyarakat terutama di awal-awal bencana.

"Sekarang aliran air dari Batang Malalo sudah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat meskipun belum sepenuhnya bisa menjangkau warga," kata dia.

Pipa air yang dibangun dari sumbangan perantau Minang serta bantuan oleh pemerintah daerah sudah memenuhi sekitar 35 persen dari total sekitar 4.680 lebih jiwa di nagari setempat.

Sementara, masyarakat yang belum teraliri pamsimas dari aliran Batang Malalo masih disuplai secara berkala oleh Palang Merah Indonesia (PMI) setempat, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Provinsi Sumbar.

"Secara berkala PMI datang ke rumah-rumah warga untuk mendistribusikan air bersih," ucapnya.

Bencana banjir bandang yang terjadi di akhir November 2025 menyebabkan dua sabo dam rusak parah. Bahkan, satu di antaranya jebol akibat dihantam terjangan banjir. Masyarakat setempat sangat berharap sabo itu secepatnya diperbaiki karena berdampak langsung kepada kebutuhan air hingga irigasi sawah.

Untuk mencegah potensi banjir bandang susulan akibat penumpukan material berupa batu-batuan besar hingga pohon yang tersangkut di pintu sabo dam, ia bersama masyarakat setempat sudah bergotong royong membersihkan aliran Batang Malalo.

"Di awal-awal itu kita sudah bergotong royong membersihkan pintu sabo dam. Tapi memang belum maksimal karena pekerjaannya sangat berat dan dibutuhkan alat berat," kata dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pamsimas masyarakat Tanah Datar berangsur pulih setelah bencana

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.