
Polres Dharmasraya amankan narkoba hingga barang bukti prositusi dalam operasi pekat
Selasa, 3 Maret 2026 04:29 WIB

Pulau Punjung (ANTARA) - Jajaran Polres Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menangani sejumlah kasus menonjol selama pelaksanaan Operasi Pekat 2026, di antaranya mengamankan barang bukti kasus peredaran narkoba hingga kasus prositusi .
Dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) digelar sejak 12 hingga 28 Februari 2026, jajaran Polres Dharmasraya mengamankan sabu-sabu sebanyak 21,29 gram serta ganja siap pakai sebanyak 519,4 gram.
“Pada operasi pekat Singgalang 2026, kami berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu dan ganja. Ini merupakan bukti keseriusan kami dalam memerangi peredaran narkoba yang dapat merusak generasi muda," kata Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro saat rilis hasil Operasi Pekat 2026, di Pulau Punjung, Senin.
Selain itu, kata dia Polres Dharmasrayaa juga mengamankan sembilan unit sepeda motor dan satu unit kendaraan roda empat dari pelaku pencurian kendaraan bermotor.
Bukan itu saja, pihaknya juga telah mengamankan, 275 botol miras, 270 liter tuak, 167 kenalpot brong, uang sebanyak Rp233 ribu dari kasus judi, beberapa barang bukti alat kontrasepsi dalam kasus prositusi.
"Total tersangka yang berhasil kita amankan diantaranya, dua orang dalam kasus pencurian kendaraan bermotor, satu orang tersangka judi dan tujuh orang narkoba, dari tujuh orang ini merupakan residivis kasus narkoba,” ujarnya.
Menurut dia sebelum melakukan operasi Polres dan Pemda telah mengeluarkan surat edaran guna mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam gangguan Kamtibmas.
Ia menjelaskan operasi Pekat digelar sebagai upaya cipta kondisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif selama Ramadan. Sasaran operasi meliputi peredaran minuman keras, praktik perjudian, prostitusi, hingga penyalahgunaan narkotika.
“Operasi ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif,” ujar Kapolres.
Mantan Kapolres Padang Panjang itu menegaskan, kegiatan itu merupakan bagian dari komitmen kepolisian dan pemerintah daerah dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum yang meresahkan masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing serta menjadi polisi bagi dirinya sendiri.
Sementara itu, Bupati Annisa Suci Ramadhani mengapresiasi penindakan yang dilakukan tim gabungan selama operasi pekat singgalang 2026.
Ia berharap penindakan yang sudah dilakukan dapat mengurangi aktivitas penyakit masyarakat dan tindakan pidana umum lainnya di tengah masyarakat
Ke depan, ia meminta operasi serupa tindak hanya dilakukan menjelang dan selama Ramadhan, tapi dilaksanakan secara berkala.
"Pemda siap memfasilitasi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak termasuk Polri, TNI, Kejaksaan, dan lainnya," ujarnya.
Pewarta: Ilka Jansen
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
