
Pimpin TSR I, Wako Padang Panjang Kunjungi Masjid Hidayah Gumala

Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, mempererat silaturahmi dengan masyarakat melalui kunjungan Tim Safari Ramadhan (TSR) 1447 Hijriah. Sebanyak 20 TSR diturunkan untuk mengunjungi masjid dan musala sekaligus menyerahkan bantuan hibah masing-masing Rp30 juta untuk masjid dan Rp15 juta untuk musala.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, saat memimpin TSR I mengunjungi Masjid Hidayah, Guguak Malintang (Gumala), Kecamatan Padang Panjang Timur, Jumat malam, mengatakan Safari Ramadan menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus bentuk komitmen mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan umat.
Ia menyampaikan arah pembangunan kota saat ini difokuskan pada penanganan persoalan sampah dan kebersihan, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, pencegahan stunting dan kemiskinan ekstrem, mendorong ekonomi lokal melalui UMKM dan pasar, serta memperkuat ketahanan sosial dan moral masyarakat.
Hendri mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan generasi muda. Ia mengimbau warga tidak membuang sampah sembarangan, menggiatkan gotong royong, serta bersama-sama mengawasi anak-anak agar terhindar dari pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba.
“Menjaga kebersihan lingkungan dan moral masyarakat dua hal yang saling berkaitan, karena lingkungan yang bersih mencerminkan hati yang bersih dan masyarakat yang peduli akan melahirkan generasi yang tangguh serta bermartabat,” ujarnya.
Menurut dia, Ramadan dapat menjadi benteng akhlak di tengah tantangan moral yang semakin kompleks. Pemerintah kota juga berkomitmen melanjutkan pembangunan pada 2027 dengan arah yang jelas agar kota maju secara fisik dan kuat secara spiritual serta budaya.
Ia menyoroti tantangan remaja di era digital, seperti pergaulan bebas dan kebiasaan merokok di kalangan pelajar. Pengawasan dan pembinaan, katanya, tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah, tetapi memerlukan keterlibatan keluarga dan masyarakat.
“Orang tua harus membangun komunikasi intens dengan anak-anaknya, mengetahui lingkungan pergaulan mereka, dan mengawasi penggunaan gawai. Pendidikan karakter dimulai dari rumah,” katanya.
Pemkot, lanjutnya, mendorong pembentukan Satgas Pendidikan dan Pembinaan Remaja serta revisi Perda Pendidikan untuk memperkuat disiplin pelajar, termasuk larangan merokok. Pengawasan rutin akan dilakukan oleh Satpol PP dengan sanksi tegas bagi pelanggar sesuai ketentuan.
Terkait pembangunan, Hendri menjelaskan tahapan Musrenbang 2027 telah dimulai dari tingkat kelurahan dan kecamatan, dengan alokasi program sebesar Rp150 juta untuk setiap RT sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota menyerahkan bantuan hibah Rp30 juta dari pemerintah daerah dan bantuan Rp2,5 juta dari Bank Nagari yang diterima Ketua Pengurus Masjid Hidayah, M Nur Idris. Bantuan itu digunakan untuk mendukung operasional dan pembangunan masjid serta pengembangan TPA dan kegiatan keagamaan.
Kunjungan TSR I turut didampingi Wakil Ketua DPRD Mardiansyah, unsur Forkopimda, kepala OPD, Baznas, serta jajaran kecamatan dan kelurahan.
Pewarta: Isril Naidi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
