Logo Header Antaranews Sumbar

BYD genjot ekspansi luar Jawa

Minggu, 8 Februari 2026 22:38 WIB
Image Print
Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengumumkan harga resmi dari Atto 3 Advanced Plus di IIMS 2026, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026). ANTARA/Pamela Sakina

Wilayah dengan peningkatan minat tersebut umumnya berada di daerah di luar kota besar, terutama di luar Jawa. Kondisi ini membuat kendaraan listrik dinilai lebih relevan untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari masyarakat setempat.

Selain itu, Luther mengungkap pengguna juga merasakan keuntungan lain dari kendaraan listrik, seperti efisiensi pengeluaran harian dan manfaat dari sisi pajak. Faktor-faktor ini semakin memperkuat daya tarik EV di kota-kota menengah.

“Kemudian tentunya setelah mereka lihat dari sisi pajak, dari sisi pengeluaran keseharian itu sangat efisien. Jadi di tier-2 sekarang kami fokuskan ke jumlah jaringan kita bangun, bahkan di luar daerah dan kota-kota tier-2. Kita rencanakan dobel dari yang sudah kita dapatkan.” kata Luther.

Melihat potensi tersebut, BYD memutuskan untuk tengah memfokuskan pembangunan jaringan dan ekspansinya ke daerah-daerah di luar kota besar. Perusahaan bahkan menargetkan untuk menggandakan jumlah jaringan yang telah ada, dengan penekanan pada kota-kota menengah.

Saat ini BYD Indonesia berkomitmen untuk memiliki hingga total 150 cabang diler pada tahun 2026 untuk memperluas jangkauan dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

 

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Permintaan EV di daerah meningkat, BYD genjot ekspansi luar Jawa

 

 



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026