
Pemkab Pasaman Barat dukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
"Sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam menyediakan data statistik yang akurat mengenai kondisi usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat," kata Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail saat pertemuan dengan Kepala BPS Pasaman Barat Dwi Susanti di Simpang Empat, Rabu.
Data tersebut dinilai sangat penting sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah dan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.
"Pemerintah daerah siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dihasilkan nantinya menjadi rujukan penting bagi Pemkab dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi daerah," ujarnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut, Sekda Pasaman Barat langsung menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk berperan aktif dalam mendukung kegiatan sosialisasi sensus tersebut.
Ia juga mengapresiasi langkah BPS Pasaman Barat yang terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah.
Kepala BPS Pasaman Barat Dwi Susanti mengatakan Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan pendataan para pelaku usaha di Indonesia yang hasilnya akan menyediakan data perekonomian Indonesia khususnya di Pasaman Barat nantinya
"Kita akan melakukan Sensus Ekonomi pada 1 Mei sampai 31 Juli 2026 nantinya," katanya.
Menurutnya dalam Sensus Ekonomi nantinya semua pelaku usaha (nonpertanian) baik perorangan maupun badan usaha yang ada di seluruh wilayah Indonesia aman di data.
Dari usaha online, usaha rumahan dan pertokoan, hingga perusahaan besar akan didata dalam Sensus Ekonomi 2026.
"Sensus Ekonomi dilakukan setiap 10 tahun sekali. Di tahun yang berakhiran angka 6," ujarnya.
Pewarta : Altas Maulana
Editor:
Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
