Logo Header Antaranews Sumbar

23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat

Senin, 26 Januari 2026 20:24 WIB
Image Print
Foto udara kondisi lahan pertanian dan rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (26/1/2026). Berdasarkan data tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat hingga Senin (26/1) pukul 16.57 WIB, jumlah korban bencana tanah longsor yang berhasil ditemukan sebanyak 34 jenazah dan 20 diantaranya telah berhasil diidentifikasi. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/foc. (ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan 23 personel Marinir menjadi korban bencana tanah longsor yang terjadi di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat.

"Terdapat 23 anggota Marinir yang tertimbun, longsor. Saat ini sudah diketemukan baru 4 personel dalam kondisi meninggal dunia dan yang lainnya belum ditemukan," kata Ali saat ditemui awak media di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin.

Ali mengatakan prajurit Marinir itu berdada di lokasi tersebut guna menggelar latihan untuk persiapan penugasan pengamanan wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.

Saat para personel sedang melakukan latihan, lokasi tersebut kebetulan tengah diguyur hujan selama dua hari.

"Mungkin itu yang mengakibatkan terjadinya longsor, dan itu menimpa penduduk satu desa dan kebetulan ada prajurit kita yang sedang berlatih di sana," kata Ali.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026