
Korut Bebaskan Veteran Perang Korea

Seoul, (Antara/AFP) - Korea Utara Sabtu mendeportasi seorang veteran Perang Korea Amerika Serikat, dua bulan setelah ia ditahan karena "tindakan bermusuhan" terhadap negara komunis itu. Para pejabat AS mengatakan Merrill Newman, 85 tahun dari California, menuju AS setelah tiba di Beijing. Korea Utara mendeportasi dia "atas alasan kemanusiaan", kata Kantor Berita resmi Korean Central News Agency (KCNA) menyebut ia telah menyatakan "penyesalannya yang tulus" serta usianya dan kondisi kesehatannya. Pembebasan dilakukan hanya beberapa jam sebelum Wakil Presiden AS Joe Biden mengunjungi zona demiliterisasi yang memisahkan Semenanjung Korea sejak Perang Korea tahun 1950-1953 berakhir. Dengan mengenakan topi basebal dan jaket warna coklat, Biden mengunjungi satu pos pengawas di satu puncak bukit 25 meter dari garis demarkasi. Biden, setelah meletakkan karang bunga dalam taman makam pahlawan di Seoul mengatakan DPRK (Korea Utara) hari ini membebaskan Tuan Newman. "Itu adalah satu hal positif yang mereka lakukan," kata Biden, yang sedang mengunjungi Korsel sebagai tempat persinggahan terakhir dalam kunjungannya ke tiga negara Asia di mana ia telah mengunjungi Jepang dan China. Biden juga mendesak Pyongyang membebaskan seorang warga AS lainnya, Kenneth Bae, operator wisata berusia 45 tahun dan dihukum 15 tahun penjara dengan kerja paksa atas tuduhan-tuduhan berusaha menggulingkan pemerintah. Biden mengatakan Bae ditahan "tanpa asalan" "harus dibebaskan segera". Newman, yang mengalami sakit jantung ditangkap di dalam sebuah pwsawat Oktober ketika ia akan meninggalkan Pyongyang setelah satu kunjungan turis. Keluarganya mengatakan ia ditahan pada 26 Oktober segera sebelum pesawatnya lepas landas dari ibukota Korut itu. Kantor Biden mengatakan wakil presiden telah berbicara dengan dia melalui telepon. "Saya menawarkan kepada dia pulang dengan menumpang pesawat wakil presiden Air Force Two, tetapi menegaskan, ada penerbangan langsung ke San Francisco, jadi saya tidak menyalahkan dia," kata Biden kepada wartawan. Newman mengemukakan kepada wartawan di bandara Beijing bahwa ia "sangat gembira dapat pulang kembali ke rumah," kata kantor berita Korsel Yonhap. Menjawab pertanyaan apa rencana pertamanya, veteran itu mengatakan ia akan "pulang ke rumah dan melihat istrinya", kata Yonhap.(*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
