Logo Header Antaranews Sumbar

Hujan deras naikkan debit sungai, akses darurat ke empat nagari di Pesisir Selatan terancam

Rabu, 10 Desember 2025 17:52 WIB
Image Print

Painan (ANTARA) - Hujan deras yang mengguyur wilayah Pesisir Selatan sejak Selasa malam kembali meningkatkan volume air Sungai Batang Bayang pada Rabu (10/12) pagi. Kondisi ini kembali mengancam akses jalan darurat menuju empat nagari di Kecamatan Bayang Utara, yang sebelumnya dibuka sebagai jalur distribusi bantuan.

Debit sungai yang terus naik menyebabkan aliran deras mengikis badan jalan darurat di sejumlah titik. Padahal, jalur tersebut merupakan satu-satunya akses yang memungkinkan kendaraan logistik masuk ke wilayah terdampak banjir.

Kerusakan pada akses sementara itu mendorong pemerintah daerah mengambil langkah cepat. Bupati Pesisir Selatan bersama Dandim 0311 dan Kapolres Pessel turun langsung meninjau lokasi untuk melihat kondisi terkini sekaligus memastikan upaya penanganan segera dilakukan.

“Kita tidak bisa menunggu sampai akses ini benar-benar terputus. Bantuan harus tetap tersalurkan dan kebutuhan masyarakat tidak boleh tertunda,” tegas Bupati kepada petugas di lapangan.

Dalam tinjauan tersebut, Bupati juga menginstruksikan operator alat berat untuk segera melakukan penataan ulang jalur air. Langkah ini dilakukan agar arus sungai tidak langsung menghantam badan jalan darurat yang telah dibangun.

Selain ancaman dari aliran sungai, beberapa titik pada jalur darurat juga mengalami longsor ringan. Material tanah, batu, dan kayu yang menutup sebagian badan jalan membuat kendaraan bantuan harus bergerak lebih lambat demi menghindari risiko tambahan.

Petugas gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk membuka jalur secara manual dengan peralatan seadanya. Kehadiran mereka menjadi kunci agar arus distribusi bantuan tetap berjalan meski situasi masih dalam kondisi darurat.

Bupati mengingatkan seluruh tim untuk mengutamakan keselamatan kerja. “Kondisi cuaca tidak menentu dan potensi longsor masih ada. Saya minta semua petugas bekerja dengan hati-hati,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk penanganan permanen. Namun, dalam kondisi darurat saat ini, stabilisasi akses sementara menjadi prioritas agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami pastikan pemerintah hadir sampai wilayah ini benar-benar pulih. Sinergi dan kecepatan kerja sangat diperlukan agar warga tidak mengalami dampak yang lebih besar,” tutup Bupati.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026