Korban keracunan makanan di Agam capai 119 orang

id Kabupaten Agam, Sumatera Barat,keracunan MBG ,Agam,Bupati Agam Benni Warlis

Korban keracunan makanan di Agam capai 119 orang

Bupati Agam Benni Warlis sedang mengunjungi korban keracunan MBG yang masih dirawat di RSUD Lubuk Basung. Dok ANTARA/Yusrizal

Lubukbasung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat korban keracunan diduga dampak Makanan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu mencapai 119 orang sampai Jumat (2/11) pagi.

"Ini data dari puskesmas dan rumah sakit. Tidak ada penambahan korban pada Kamis (2/10) malam sampai Jumat (3/10) pagi," kata Kepala Dinas Kesehatan Agam Hendri Rusdian di Lubuk Basung, Jumat.

Ia mengatakan saat ini 20 dari 119 korban tersebut masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung.

Mudah-mudahan mereka sudah ada yang sembuh dan bisa pulang ke rumah pada Jumat (3/10) siang.

"Kondisinya sudah membaik dan kita berharap korban bisa pulang siang nanti," katanya.

Sementara 99 korban lainnya mendapatkan rawat jalan dan ada juga sudah pulang kerumahnya.

Korban yang sudah sembuh tersebut usai mendapatkan perawatan di Puskesmas Manggopoh, Puskesmas Lubuk Basung, RSUD Lubuk Basung, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Rizki Bunda.

"Kita langsung merawat korban sesampai di Puskesmas dan RSUD Lubuk Basung, sehingga korban bisa segera pulih," katanya.

Ia mengakui 119 korban keracunan nasi goreng program MBG milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung.

Mereka merupakan siswa TK, SD, SMP, MTs, guru, orang tua dan balita yang tersebar di Nagari atau Desa Manggopoh dan Kampung Tangah.

"Korban mengalami pusing, mual, sakit perut dan mencret beberapa jam usai menyantap nasi goreng itu, sehingga dibawa ke pusat pelayanan kesehatan oleh pihak keluarganya," katanya.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.