Logo Header Antaranews Sumbar

KSB Sigando Padang Panjang sosialisasikan mitigasi bencana bagi santri MTsS Tawalib Gunung

Kamis, 25 September 2025 15:11 WIB
Image Print
Santri MTsS Tawalib Gunung, praktikan cara evakuasi saat simulasi mitigasi bencana. (ANTARA/ Isril Naidi)

Padang Panjang (ANTARA) - Berikan pemahaman tentang mitigasi bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam melakukan langkah pencegahan, penanganan dan pengurangan risiko bencana. Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kelurahan Sigando, Kecamatan Padang Panjang Timur, Sumatera Barat, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kesbangpol sosialisasikan tentang mitigasi siaga bencana di MTsS Thawalib Gunung Islamic Boarding School.

Plt. Sekretaris BPBD Kesbangpol Subeki, mengatakan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana merupakan hal yang sangat penting untuk ditanamkan sejak dini. Sebagai daerah yang rawan bencana, mulai dari gempa bumi, banjir, letusan gunung api, hingga kebakaran, menuntut setiap warga negara memiliki pemahaman dan keterampilan menghadapi situasi darurat.

“Melalui sosialisasi dan simulasi ini, para pelajar dilatih untuk bertindak cepat, tepat, dan tenang saat menghadapi situasi darurat. Harapan kami, ilmu yang diperoleh tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat,” kata Subeki .

Menurut dia, siswa perlu mengetahui jenis-jenis bencana yang mungkin terjadi di lingkungannya, tanda-tanda awal bencana, serta langkah penyelamatan diri yang harus dilakukan.

“Dengan simulasi bencana, siswa akan terbiasa bergerak cepat menuju titik kumpul, melindungi diri, dan membantu teman yang membutuhkan. Siswa juga perlu memiliki sikap peduli terhadap lingkungan sekitar. Misalnya, menjaga kebersihan saluran air untuk mencegah banjir, atau tidak bermain di area rawan longsor. Kesiapsiagaan bukan hanya tentang menyelamatkan diri, tetapi juga menjaga agar bencana tidak semakin parah,” jelas dia.

Ketua KSB Sigando, Syawaludin Rauf, mengatakan komitmen untuk terus berperan aktif dalam membangun kesiapsiagaan siswa dan masyarakat.

“Untuk pertama kalinya KSB bekerja sama dengan BPBD Kesbangpol dalam sosialisasi mitigasi bencana. Kami berupaya memfasilitasi agar kegiatan berjalan lancar,” tuturnya.

Ia menambahkan sosialisasi mitigasi bencana bagi santri MTsS Tawalib Gunung, sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan lingkungan tangguh bencana dengan membekali peserta seputar pengertian mitigasi bencana, upaya pencegahan sejak dini, hingga peran masyarakat dan pelajar dalam mewujudkan lingkungan tangguh bencana yang dilanjutkan praktik langsung berupa simulasi evakuasi, teknik mengevakuasi korban dengan cepat dan tepat, serta penanganan darurat dengan tetap memperhatikan keselamatan diri maupun orang lain.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026