
Didampingi Bupati Welly Suhery, Gubernur Mahyeldi resmikan pengeboran perdana Panas Bumi Bonjol

Lubuk Sikaping (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah bersama Bupati Welly Suhery meresmikan dimulainya pengeboran sumur panas bumi BNJ-1 PSPE Bonjol milik PT Medco Power Indonesia di Bonjol, Kabupaten Pasaman.
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong dan disaksikan langsung oleh perwakilan Kementerian ESDM Rizky Chandra Adrianto, Direktur Utama PT Medco Power Indonesia Eka Satria dan Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunte bersama jajaran Forkopimda, serta tamu undangan lainnya, Kamis.
Gubernur Mahyeldi menegaskan komitmen pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menjadi provinsi hijau.
“Kontribusi energi baru terbarukan kita sudah 30,9 persen. Ini akan terus kita dorong, baik dari panas bumi, tenaga surya, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Targetnya, Sumbar menjadi 'green province' dengan energi bersih yang mendukung ekonomi hijau,” ujar Mahyeldi.
Mahyeldi juga meminta dukungan pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat agar proyek Medco di Bonjol dapat berlanjut dan semakin kuat.
“Kita butuh sinergi agar investasi ini bisa memberi manfaat lebih luas bagi Sumbar,” tambah Mahyeldi.
Perwakilan Kementerian ESDM, Rizky Chandra Adrianto, menyebut panas bumi sebagai energi yang handal sekaligus ramah lingkungan.
“Ini bagian dari upaya Indonesia mencapai 40 persen energi terbarukan dalam bauran nasional. Panas bumi punya potensi besar untuk menopang kebutuhan listrik di masa depan,” jelas Chandra Andrianto.
Kata Chandra, dari data Kementerian ESDM mencatat, Sumatera Barat memiliki potensi panas bumi mencapai 1.600 megawatt yang tersebar di 22 titik.
"Saat ini kapasitas terpasang baru sekitar 85 megawatt di Solok Selatan, sementara beberapa titik lain seperti Solok, Tanah Datar, dan Bonjol terus dikembangkan," katanya.
Bupati Pasaman, Welly Suhery menyambut baik kehadiran investasi ini. Menurutnya, proyek panas bumi Bonjol akan membawa banyak manfaat, mulai dari lapangan kerja, transfer teknologi, hingga pembangunan infrastruktur.
“Investasi yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tapi ini harus kita jaga bersama melalui sinergi pemerintah, investor, dan masyarakat,” katanya.
Pemkab Pasaman kata dia bsrkomitmen akan terus mendukungan investasi besar ini agar bisa beroperasi dan membuka lapangan kerja.
Sementara Direktur Utama PT Medco Power Indonesia, Eka Satria, memastikan perusahaannya akan mengedepankan keselamatan kerja serta menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
“Kami ingin proyek ini bukan hanya menghasilkan energi bersih, tapi juga membawa manfaat nyata bagi warga Pasaman dan Sumatera Barat,” kata Eka Satria.
Medco juga melibatkan ratusan pekerja lokal serta menyiapkan program pendukung yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
"Dengan begitu, proyek panas bumi Bonjol diharapkan bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus tonggak baru pengembangan energi terbarukan di Sumbar," katanya.
Kegiatan tajak sumur Bonjol sendiri telah ditetapkan sebagai bagian dari proyek strategis nasional.
"Jika berjalan lancar, Sumatera Barat akan semakin diperhitungkan sebagai salah satu provinsi terdepan dalam energi bersih dan berkelanjutan," tukasnya.
Pewarta: Heri Sumarno
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
