Logo Header Antaranews Sumbar

Gunung Marapi Alami 27 Kali Gempa Tremor

Selasa, 20 November 2012 18:15 WIB
Image Print

Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengalami sebanyak 27 kali gempa tremor terhitung dari 1 hingga 19 November 2012. Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kota Bukittinggi, Hartanto, Selasa menyebutkan, selain gempa tremor gunung juga mengalami tiga kali gempa letusan dan empat kali gempa hembusan. Dia meminta, warga yang tinggal di kaki gunung tetap meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi larangan mendaki sampai 3 kilometer dari puncak gunung. Status gunung belum diturunkan dari waspada level II menjadi aktif normal karena gunung masih terdeteksi mengalami peningkatan aktivitas. Peningkatan aktivitas Gunung Marapi terjadi 3 Agustus 2011 dan sempat mengeluarkan abu vulkanik berbau belerang dengan ketinggian mencapai 1.000 meter dan menjangkau sejumlah daerah, seperti Agam, Tanahdatar, Padangpariaman dan Padangpanjang. Salah satu gunung aktif di Sumbar itu terakhir kali meletus pada 2005. Dalam kondisi aktif normal, gunung yang berdampingan dengan Gunung Singgalang dan Tandikek itu menjadi salah satu tujuan bagi pendaki dari dalam maupun dari luar Sumbar. Setiap pergantian tahun baru, gunung setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut itu selalu ramai oleh pendaki. Akses pendakian Gunung Marapi mudah dicapai. Jalur pendakian dimulai dari Kotobaru, Tanahdatar. Kawasan Gunung Marapi merupakan area konservasi di Sumbar, yakni Suaka Alam Merapi. Dalam catatan ANTARA, terhitung sejak akhir abad 18 hingga 2008 tercatat sudah 454 kali meletus, 50 di antaranya dalam skala besar. Saat dalam status siaga, Kota Bukittinggi merupakan salah satu daerah evakuasi. (*/ham/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026