Lubuk Sikaping (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat menurunkan 32 ton beras SPHP dari Perum Bulog untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan murah dan terjangkau.
Kapolres Pasaman AKBP Muhammad Agus Hidayat SH SIK di Lubuk Sikaping, Jumat mengatakan beras SPHP ini bisa diperoleh masyarakat selama program gerakan pangan murah Polri 2025 hingga Polsek jajaran.
"Program bazar pangan murah ini merupakan salah satu wujud bakti korps bhayangkara untuk menjaga stabilitas harga pangan. Kegiatan gerakan pangan murah ini sudah berjalan beberapa waktu lalu dengan total beras SPHP 32 ton," Kapolres AKBP Muhammad Agus Hidayat.
Kapolres mengatakan gerakan pangan murah hari ini serentak dilaksanakan dari Polres hinga Polsek jajaran yang ada.
"Serentak dilaksanakan di tujuh Polsek jajaran untuk stabilitas harga pangan bahan pokok sekaligus membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari," tambahnya.
Dikatakannya bahwa dalam gerakan pangan murah ini warga bisa mendapatkan beras kemasaman 5 kilogram seharga Rp65 ribu dengan batas pembelian maksimal dua karung per orang.
"Kita pastikan bahwa memastikan bahwa beras yang akan di jual memeliki kualitas terbaik dan harganya lebih rendah dari harga pasaran," tegasnya.
Kapolres berharap kegiatan ini nantinya dapat membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.
"Dengann adanya bazar ini menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri khususnya Polres Pasaman dengan masyarakat," katanya.
Untuk memperoleh beras pangan murah ini kata dia dengan mendatangi Polres dan Polsek cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk melakukan pembelian, dengan ketentuan maksimal dua karung beras per orang.
"Program ini merupakan bentuk kepedulian jajaran kepolisian terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Sekaligus mendukung program pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," katanya.
Kabag SDM Polres Pasaman AKP Yonni Hendra SH mengatakan bahwa kepolisian akan terus turut serta memastikan beras kualitas terbaik dapat diperoleh masyarakat dengan harga terjangkau.
“Harapannya, kegiatan ini dapat membantu masyarakat mendapatkan beras berkualitas dengan harga yang lebih murah dari pasaran," ungkap AKP Yonni Hendra.
Dia mengatakan sampai saat ini total beras SPHP yang terserap ditengah-tengah masyarakat sudah mencapai 26,7 ton.
"Alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi dengan adanya program ini. Kita berharap program pangan murah ini dapat menjaga stabilitas harga pangan di pasaran," tutupnya.
