Logo Header Antaranews Sumbar

Kerja Sama SPH-Mitra Perusahaan Saling Menguntungkan

Jumat, 15 November 2013 22:33 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Kerja sama yang dibangun manajemen Semen Padang Hospital (SPH) dengan mitra perusahaan diharapkan akan dapat saling menguntungkan ke dua belah pihak.Hal ini disampaikan Direktur SPH Roni Novianto pada penandatangan nota kesepahaman antara manajemen SPH dengan sejumlah BUMN dan BUMD di Padang, Jumat.Hadir dalam kesempatan itu, Direktur Utama PT. Semen Padang, Derektur SDM dan Umum Bank Nagari Amrel Amir, Kepala Kantor Wilayah BRI, GM PT. Angkasa Pura II Rian H Wisata Atmaja dan undangan lainnya. Roni mengatakan, dukungan diberikan sejumlah perusahaan di Sumbar, tentu sangat berarti bagi manajemen SPH dalam upaya mengembangkan rumah sakit yang berstandar internasional tersebut.Sekarang sejumlah peralatan medis yang menggunakan teknologi canggih sudah tersedia di SPH, tentu diharapkan dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.Justru itu, melalui kerja sama yang dibangun, tentu kalau ada karyawan dari perusahaan baik BUMN, BUMD dan corporate lainnya dapat berobat di SPH sehingga tak mesti ke negara tetangga pula.Menurut dia, pola penyakit dewasa ini sudah mulai bergeser, dulu banyak infeksi dan sekarang pola hidup sudah memicu munculnya hipertensi, kolestrol dan kadar gula meningkat.Direktur SMD Bank Nagari Amrel Amir mengatakan SPH yang bagi corporate harus memberi rekomendit semua karyawan untuk berobat ke SPH sebagai wujud dukungan rumah sakit yang refresentatif di daerah.SPH selama ini, tambahnya, sudah memperlihatkan pelayanan cukup bagus, ketika pasien bersama anggota keluarga datang, sudah disiapkan kursi dorong didepan ruangan Unit Gawat Darurat (IGD).Namun, pelayanan secara terus menerus mesti ditingkat dan penting adanya penetapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang cepat bagi pasien dan anggota keluarnnya saat ini mendapatkan pelayanan medis."Budaya melayani harus diperlihat semua pihak di SPH, maka harus dibenahi SOP, sehingga pasien tak harus menunggu sampai dua jam sebelum masuk kamar," ujarnya.Penerapan budaya melayani yang maksimal itu, tentu orang yang datang berobat ke SPH bisa lebih cepat sembuhnya dan tak bertambah sakit sampai di rumah sakit tersebut.Menurut dia, apabila sudah maksimal pelayanan, sehingga dapat menghambat orang Sumbar berobat ke luar negeri dan rujukan ke Jakarta.Kepala Kantor Wilayah BRI Soesilo menambahkan, keberadaan SPH jelas sangat memberi kemudahan terhadap masyarakat dan karyawan perusahaan yang ingin mendapatkan pelayanan medis.Selain itu, tentu akan mengurangi beban yang harus dikeluarkan perusahaan di Padang, ketika memenuhi hak karyawan karena rujukan sudah di daerah sendiri."Kita selama ini kalau ada karyawan yang tak mendapatkan pengobatan maksimal di daerah, maka dirujuk ke rumah sakit di Jakarta, ke depan cukup hanya sampai di SPH," ujarnya.(sir)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026