Pemkot Pariaman maknai peringatan kemerdekaan dengan semangat berantas kemiskinan

id Pemkot Pariaman,HUT Kemerdekaan RI yang ke 80,Pariaman, Sumbar ,Yota Balad,Wali Kota Pariaman

Pemkot Pariaman maknai peringatan kemerdekaan dengan semangat berantas kemiskinan

Wali Kota Pariaman, Sumbar Yota Balad menyerahkan Bendera Merah Putih untuk dikibarkan pada Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 80 di Pariaman, Minggu. Antara/HO-Diskominfo Pariaman 

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat memaknai peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 80 dengan semangat untuk memberantas kemiskinan melalui sejumlah program pembinaan kewirausahaan dan pendidikan.

"80 tahun bukan sekadar angka, namun sebuah instruksi bagaimana membina masyarakat agar lebih sejahtera," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad di Pariaman, Minggu.

Ia mengatakan program pemberantasan kemiskinan di Pariaman tidak saja berupa jangka pendek namun juga jangka panjang sehingga program yang dijalankan tidak saja pembinaan pelaku usaha namun juga pendidikan tinggi untuk siswa tamat SMA sederajat.

Ia menyebutkan di bidang pembinaan usaha pihaknya menjalankan program Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga sehingga keluarga miskin dapat meningkatkan pendapatan agar secara bertahap bisa keluar dari garis kemiskinan.

Sedangkan di bidang pendidikan, lanjutnya pihaknya menjalankan Satu Keluarga Satu Sarjana Plus yang merupakan program bantuan biaya kuliah untuk siswa dari keluarga miskin serta memberikan pelatihan guna meningkatkan daya saing sehingga dapat diterima kerja setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

"Dengan mereka kuliah, maka mereka mendapatkan pekerjaan yang layak sehingga dapat membantu keluarganya," katanya.

Menurutnya untuk menurunkan angka kemiskinan di Pariaman hanya dapat dilakukan melalui pendidikan sehingga sektor tersebut menjadi perhatian dari pemerintah setempat.

Selain pembinaan dan pendidikan, diketahui Pemkot Pariaman juga memfasilitasi warganya untuk mengikuti pelatihan kerja sehingga dapat bekerja ke luar negeri salah satunya Jepang.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik bahwa angka kemiskinan di Pariaman pada 2024 sebesar 4,26 persen.

Angka tersebut mengalami kenaikan jika dibadingkan dengan hasil survei ekonomi di tahun 2023 yang tercatat sebesar 4,2 persen.

Oleh karena itu, Pemkot Pariaman berharap program yang diluncurkan diawal kepemimpinan Yota Balad dan Mulyadi sebagai Wakil Walikota Pariaman tersebut dapat menekan angka kemiskinan di daerah itu.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.