
Kemensos Distribusikan "Buffer Stok" Hadapi Ancaman Banjir

Jakarta, (Antara) - Kementerian Sosial sudah mendistribusikan buffer stok (stok penyangga) ke Dinas Sosial DKI Jakarta guna siap-siaga menghadapi ancaman banjir memasuki musim penghujan di ibu kota. "Kita sudah berkoordinasi dengan Dinsos DKI Jakarta dan sudah distribusikan buffer stok, termasuk ke seluruh provinsi dalam menghadapi musim penghujan," kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Margo Wiyono di Jakarta, Jumat. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, maka buffer stok seperti permakanan, perlengkapan anak dan keluarga sudah didistribusikan jauh sebelum banjir terjadi sehingga saat banjir melanda, bantuan langsung disalurkan ke titik-titik pengungsi. "Dinsos juga mendistribusikan buffer stok ke suku dinas masing-masing, jadi nanti tinggal disalurkan jika dibutuhkan segera," katanya. Selain mempersiapkan buffer stok, tenaga juga disiapkan seperti taruna siaga bencana (tagana), tambah Margo. "Di Jakarta kita sudah tahu dimana titik-titik langganan banjir dan itu juga menjadi konsentrasi untuk menyiapkan bantuan lebih dekat," katanya. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan puncak musim hujan akan terjadi pada Desember 2013 hingga Januari dan Februari 2014. Namun Sejak sepekan terakhir sejumlah wilayah di ibu kota dilanda banjir, bahkan hujan yang hanya beberapa jam membuat ruas-ruas jalan dan pemukiman warga tergenang. Berdasarkan hasil pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta terdapat 62 kawasan rawan banjir di lima wilayah DKI Jakarta. Tercatat sembilan wilayah di Jakarta Pusat, 19 kawasan rawan banjir di Jakarta Utara, 17 di Jakarta Barat, 12 kawasan di Jakarta Selatan dan delapan di Jakarta Timur. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
