Padang (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padang, Sumatera Barat, yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
"Peninjauan ini untuk mendorong akselerasi program MBG di seluruh daerah di Provinsi Sumbar," kata Andre Rosiade saat mengunjungi SD Negeri 23 Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, dalam rangka mengecek implementasi MBG di Kota Padang, Selasa.
Andre mengatakan MBG merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang digaungkan saat kampanye Pilpres 2024 dan menjadi salah satu upaya mewujudkan Astacita kepala negara.
Usai meninjau pelaksanaan MBG, Andre mengatakan implementasi MBG di Ranah Minang, terutama di Kota Padang, belum sepenuhnya berjalan optimal. Namun, secara bertahap program itu akan dilakukan di 19 kabupaten dan kota.
"Saat ini MBG memang belum menyeluruh, tetapi secara bertahap program ini akan menjangkau seluruh wilayah Indonesia," katanya.
Ia menjelaskan terdapat beberapa kendala pelaksanaan MBG di Sumbar sehingga sedikit terlambat bila dibandingkan dengan provinsi lain di Tanah Air. Keterlambatan itu salah satunya karena kurangnya daya dukung infrastruktur yang memadai.
"Memang kita akui MBG ini agak lambat di Sumbar, tapi tentu kita pahami karena memang salah satu faktornya terkait infrastruktur kita banyak rusak," ujarnya.
Sebab, pada saat bersamaan, pelaksanaan MBG juga membutuhkan dukungan banyak pihak terutama kemauan pengusaha, swasta atau yayasan untuk berinvestasi membangun dapur MBG.
"Kita maklumi keterlambatannya. Untuk itulah, saya datang hari ini dalam rangka melakukan percepatan," ujarnya.
Untuk mempercepat realisasi MBG di Kota Padang, Andre juga berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pihak yang bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaan program kepala negara.
Tidak hanya itu, pemerintah juga menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk mendampingi dan membantu pembiayaan dari pengusaha maupun yayasan yang ingin ikut serta di program MBG.
Andre meyakini dalam waktu dekat pelaksanaan program MBG di Sumbar akan semakin cepat seiring dengan makin banyaknya pengusaha yang ikut berinvestasi.
"Nanti akan banyak teman-teman dari Sumbar yang akan tampil dan muncul sebagai investor, ini dalam proses," kata Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) tersebut.
