Logo Header Antaranews Sumbar

BNN Sumbar segera bangun rehabilitasi narkoba dengan metode TC

Rabu, 23 Juli 2025 15:47 WIB
Image Print
Kepala BNNP Sumbar Brigadir Jenderal Polisi Ricky Yanuarfi saat diwawancarai di Kota Padang, Rabu (23/7/2025). ANTARA/Muhammad Zulfikar

Padang (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat segera membangun pusat rehabilitasi bagi pecandu narkotika dengan menggunakan metode therapeutic community atau TC.

"Metode TC ini kita adopsi dari Amerika Serikat untuk merehabilitasi para pecandu atau pengguna narkotika," kata Kepala BNNP Sumbar Brigadir Jenderal Polisi Ricky Yanuarfi di Kota Padang, Rabu.

Metode TC pada awalnya diterapkan pada pusat perawatan psikiatris terhadap pasien-pasien yang mengalami gangguan kejiwaan di lnggris di awal 5O-an.

Beberapa tahun kemudian pendekatan ini juga diterapkan pada program terapi rehabilitasi terhadap pecandu-pecandu narkotika di Amerika Serikat.

Di Indonesia, rehabilitasi metode TC telah dilakukan sejak 1997 yang diinisiasi oleh keluarga pecandu.

Ricky mengatakan saat ini BNNP Sumbar masih menyiapkan pembangunan pusat rehabilitasi yang rencananya dibangun di daerah Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Pembangunan pusat rehabilitasi tersebut nantinya diperkirakan mampu menampung sekitar 100 pecandu narkoba.

Berdasarkan perhitungan BNNP Sumbar, kapasitas itu masih belum ideal untuk merehabilitasi orang-orang yang sudah terpapar narkoba di Ranah Minang.

"Ini tidak memadai karena 1,1 persen dari total jumlah penduduk Sumatera Barat sudah terlibat kasus narkotika, baik sebagai pecandu, kurir, pengedar hingga bandar narkoba," sebut jenderal polisi bintang satu tersebut.

Artinya, sekitar 63 hingga 65 ribu penduduk di Ranah Minang sudah termasuk kategori pecandu narkotika. Sementara daya tampung rehabilitasi di Sumbar masih tergolong minim.

Menurutnya, persoalan narkotika tidak bisa hanya dibebankan kepada BNN semata, butuh kerja sama terutama perhatian dari pemerintah provinsi.

Pihaknya mewanti-wanti jangan sampai generasi muda di Sumbar terpapar narkotika karena minimnya perhatian terhadap permasalahan itu.

Di satu sisi, BNNP Sumbar mengapresiasi langkah Arisal Aziz anggota Komisi XIII DPR RI yang menaruh perhatian terhadap permasalahan narkoba di Sumbar dengan cara menyiapkan lahan seluas 3 hektare untuk pembangunan pusat rehabilitasi.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026