Logo Header Antaranews Sumbar

Polisi Kehutanan gencarkan patroli dan sosialisasi cegah Karhutla di Pasaman (Video)

Senin, 21 Juli 2025 18:43 WIB
Image Print
Petugas Damkar Pasaman saat melakukan pemadaman api pada kebakaran lahan di Puncak Koto Panjang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman,  Sabtu (19/7/2025).ANTARA/HO-Damkar Pasaman

Lubuk Sikaping (ANTARA) - Polisi Kehutanan (Polhut) dari UPTD KPHL Pasaman Raya gencarkan patroli ke sejumlah titik rawan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala UPTD KPHL Pasaman Raya Terra Darma melalui Kanit Admin, M. Manullang di Lubuk Sikaping, Senin mengatakan daerah yang rawan karhutla tersebar didaerah lahan yang ditumbuhi alang-alang.

"Musim kemarau ini memang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Khususnya daerah Kecamatan Mapattunggul, Mapattunggul Selatan dan Rao Selatan. Karena lahan didaerah itu banyak ditumbuhi alang-alang yang memicu mudahnya api menyebar dan meluas," terang M. Manullang.

Patroli polisi kehutanan kata Manullang fokus melakukan pencegahan dini terjadinya kebakaran hutan di lahan masyarakat maupun kawasan Hutan Lindung (HL).

"Kita gencarkan patroli ke daerah-daerah yang rawan. Kemudian juga diberikan sosialisasi kepada petani agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan baru," tambahnya.

Disamping itu kata M Manullang pihaknya juga bekerjasama dengan TNI-Polri yang ada untuk bersama-sama lakukan pencegahan terjadinya karhutla.

"Kemudian melibatkan pihak pemerintahan ditingkat kecamatan dan wali nagari. Agar melakukan upaya serupa, deteksi dini dan pencegahan pembakaran lahan oleh masyarakat. Sebab 80 persen daerah Pasaman merupakan daerah sektor pertanian," katanya.

Dinas ke hutan kata dia dalam kurun waktu dua bulan terakhir sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan seluas 25 hektare.

"Bulan Juni 2025 lalu terjadi kebakaran hutan dan lahan kawasan Hutan Lindung (HL) didaerah Rao Selatan seluas 10 hektare. Pada Sabtu (19/7) kemarin juga terjadi kebakaran lahan seluas 15 hektare di Rao Selatan. Totalnya sudah 25 hektare," katanya.

Pihaknya saat ini juga tengah melakukan penyelidikan penyebab kebakaran yang berada di kawasan hutan lindung tersebut.

"Tengah diselidiki. Jika ditemukan tindak pidananya bakal ditindak tegas," katanya.

Disisi lain Kepala Bidang Damkar Satpol PP Pasaman Etriwaldi mengatakan dalam situasi siap siaga jika terjadi kebakaran hutan dan lahan di daerah setempat.

"Pos Damkar Pasaman selalu siaga dengan dua pos yaitu Tapus Padang Gelugur dan Lubuk Sikaping. Pada peristiwa kebakaran hutan Sabtu (19/7) kemarin juga kita turunkan tiga unit damkar untuk memadamkan api dilokasi kejadian Rao Selatan," pungkasnya.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026