
Menlu Rusia Desak Pecahkan Sengketa Nuklir Iran

Moscow, (Antara/RIA Novosti-0ANA) - Menteri luar negeri Rusia Sergei Lavrov meminta kepada negara-negara kuat dunia dan Iran untuk menunjukkan "kemauan politik" dalam mencari solusi untuk kebuntuan internasional atas program nuklir Teheran. Pada pembicaraan di Jenewa antara Iran dan enam kekuatan utama dunia, Sergei Lavrov mendesak para pihak untuk "menunjukkan kemauan politik maksimal dalam upaya menemukan solusi yang diperlukan," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam satu pernyataan Minggu. Pembicaraan-pembicaraan serius untuk mengekang ambisi nuklir Iran berakhir tanpa kesepakatan pada Sabtu. Para pihak berfokus pada tindakan membangun kepercayaan dan cara untuk meredakan kekhawatiran masyarakat internasional atas program nuklir negara itu, kata kementerian tersebut. Negara-negara Barat mencurigai Iran menggunakan program nuklirnya untuk mengembangkan senjata atom, klaim yang secara konsisten dibantah oleh Iran. Teheran mengklaim mereka membutuhkan teknologi atom untuk menghasilkan listrik, meskipun memiliki beberapa cadangan minyak dan gas terbesar di dunia. Presiden Iran Hassan Rouhani dikutip oleh kantor berita ISNA mengatakan pada Ahad bahwa haknya untuk pengayaan uranium adalah "garis merah" yang tidak dapat diseberangi. Pembicaraan antara Iran dan enam kekuatan dunia - AS, Inggris, Rusia, China, Prancis dan Jerman - akan dilanjutkan pada 20 November depan. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
