Logo Header Antaranews Sumbar

BPJS Ketenagakerjaan Solok kolaborasi bersama agen BRIlink

Kamis, 5 Juni 2025 09:25 WIB
Image Print
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Solok Maulana Anshari Siregar menyerahkan hadiah kepada seorang agen BRIlink, di Solok.

Solok (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok berkolaborasi dengan agen BRIlink guna mempermudah akses perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja khusunya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) atau Pekerja Informal.

Kepala BRI Cabang Solok, fajar masruri Candra Setiawan, di Solok, Kamis, mengatakan, agen BRILink merupakan inovasi BRI dalam memperluas layanan keuangan sekaligus menjadi penggerak dalam memperkenalkan jaminan sosial kepada Pekerja Informal.

"Dengan jaringan yang menjangkau lebih dari 80 persen desa di Indonesia, agen BRILink telah menjadi garda terdepan dalam mendorong perlindungan sosial yang lebih luas," katanya.

Melalui Agen BRIlink katanya, pekerja dapat mendaftar dirinya menjadi peserta jaminan sosial Ketenagakerjaan dan hal ini sejalan dengan komitmen dari Bank BRI dalam memberdayakan masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) atau Pekerja Informal.

"Dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan, BRI memastikan bahwa semakin banyak masyarakat yang memiliki jaring pengaman sosial dari risiko pekerjaan," ujarnya.

Dia menjelaskan palaku usaha atau pekerja informal tidak hanya pendaftaran peserta saja, tetapi juga menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan proaktif dapat mengubah pola pikir masyarakat terkait perlindungan sosial.

Upaya ini membuktikan bahwa Agen BRILink berperan sebagai penggerak perubahan sosial yang signifikan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Solok, Maulana Anshari Siregar, mengatakan dengan strategi jemput bola, dengan mengedukasi dan berkolaborasi bersama perangkat desa, serta memberikan pemahaman tentang manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).

Program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan katanya, memberikan perlindungan utama bagi Pekerja BPU, termasuk JKK yang menanggung biaya pengobatan dan santunan bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja.

Sedangkan JKM yang memberikan santunan bagi keluarga pekerja yang meninggal dunia, serta JHT yang menyediakan dana hari tua bagi pekerja agar memiliki jaminan finansial di masa depan.

Dengan kolaborasi erat antara BRI dan BPJS Ketenagakerjaan, perlindungan sosial bagi pekerja informal semakin terjangkau dan mudah diakses.

BRI dan BPJS Ketenagakerjaan terus mempercepat pendaftaran kepesertaan melalui program joint marketing dengan agen BRILink sebagai ujung tombak.

"Inisiatif ini bertujuan agar semakin banyak pekerja informal yang terlindungi oleh jaminan sosial," katanya.

Untuk tahun 2024 gen Brilink ini sudah mendaftarkan sebanyak 841 orang dengan satu orang pemenang dari Sijunjung yaitu Susi Susilawati sedangkan untuk tahun 2025 periode Januari sampai dengan Mei 2025 sebanyak 339 orang, semoga sampai dengan Desember 2025 nanti semakin meningkat lagi.

Dia juga berharap dukungan dan peran serta dari berbagai pihak dalam memperluas jangkauan pemberian program jaminan sosial Ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja informal yang belum terdaftar dan terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026