
BKN Libatkan Lemsaneg Enkirpsi Data Tes CPNS

Jakarta, (Antara) - Badan Kepegawaian Negara melibatkan Lembaga Sandi Negara dalam pengamanan data seleksi calon pegawai nsgeri Sipil yang dilakukan serentak pada Minggu. "Tidak perlu khawatir (soal keamanan), kami melibatkan banyak pihak, salah satunya Lembaga Sandi untuk mengenkripsi data," kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno saat meninjau pelaksanaan tes CPNS di wilayah Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu. Pengamanan itu juga, lanjut Eko, untuk mencegah bocornya soal kepada pihak-pihak yang tidak tertanggung jawab dan dapat menimbulkan kecurangan. Jika soal bocor, hal tersebut akan menimbulkan banyaknya "calo" yang dapat meresahkan para peserta, kata Eko. Selain Lemsaneg, BKN juga melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kepolisian dan berbagai Inspektorat dari Kementerian atau Lembaga nonkementerian. "Keamanan yang kami terapkan sudah berlapis," ujarnya. Untuk materi pembuatan soal tes CPNS, Eko mengatakan pihaknya mengandalkan konsorsium perguruan tinggi yang sudah dipercaya untuk bertugas dalam membuat kumpulan soal. Selain itu, Eko mengklaim pihaknya juga sudah mengantispasi munculnya jasa-jasa pengerjaan soal CPNS pada saat hari pelaksanaan atau yang sering disebut "joki". Setiap pengawas di lapangan, ujar Eko, sudah diberikan instruksi dan pengawasan untuk lebih seksama dalam memeriska data dan informasi peserta tes. "Dalam sistem yang menggunakan CAT, pengawasannya juga ketat," ujarnya. Terdapat dua metode tes CPNS yakni "Computer Assisted Test" (CAT) dan ujian tertulis biasa. Dalam pengawasan tes, di Kementerian Kesehatan misalnya, seorang pengawas ditugaskan mengawal 20 peserta tes hingga proses seleksi berakhir, Pada Minggu ini, Pemerintah, melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) mengadakan tes tertulis CPNS menggunakan Lembar Jawaban Komputer yang dilakukan serentak secara nasional dan diikuti 1.612.854 peserta. Para peserta tersebut memperebutkan 65 ribu formasi untuk pelamar umum dan 109 ribu untuk pelamar kategori honorer II, berdasarkan informasi Kemen PAN-RB. (*/WIJ)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
