Bencana alam dahsyat yang pernah terjadi tanggal 22 Mei

id mei,bencana alam,tanggal,gempa bumi

Bencana alam dahsyat  yang pernah terjadi tanggal 22 Mei

ilustrasi gempa Bumi (ANTARA/Anadolu/py)

Padang (ANTARA) - Sejarah mencatat, sejumlah peristiwa bencana alam dahsyat dengan jumlah korban jiwa yang tidak sedikit pernah terjadi pada tanggal 22 Mei.

Bencana alam itu terjadi di daerah yang memang berada di kawasan yang memiliki potensi besar jenis bencana alam itu karena faktor geografis, jalur lempeng sesar bumi, siklus alam serta lainnya.

Dalam peristiwa itu juga mencatat jumlah korban yang tidak sedikit, dan peristiwa-peristiwa itu menjadi acuan bagi otoritas pemerintah setempat untuk melakukan mitigasi bencana dan mempersiapkan strategi penanganan bila hal itu terjadi.

Mitigasi bencana bukan berarti mencegah bencana, namun merupakan sebuah upaya melakukan pemetaan antisipasi, strategi serta memastikan kesadaran masyarakat akan potensi bencana di lingkungannya.

Kesadaran masyarakat untuk sadar, mengetahui dan paham akan potensi bencana serta cara mensikapinya dengan baik, merupakan salah satu elemen yang menentukan dalam meminimalisasi dampak dan bahkan korban jiwa.

Oleh karena itu, upaya sosialisasi dan edukasi terkait mitigasi bencana perlu terus dilakukan kepada masyarakat, khususnya di kawasan potensial bencana.

22 Mei 1927 Tiongkok diguncang gempa bumi dahsyat bermagnitude 8.0, lokasinya di wilayah Xining, Tercatat sebanyak 40.000 orang meninggal dunia.

22 Mei 1960, gempa bumi dahsyat terjadi di Chili, tepatnya di Valdivia. Gempa bumi tersebut bermagnitude 9,5. Dampaknya terjadi tsunami di pantai Samudera Facifik, tercatat 1.655 orang meninggal dunia. Bencana alam ini termasuk gempa bumi terdahsyat yang pernah terjadi.

22 Mei 2011, bencana angin Tornado terjadi di Missouri Amerika Serikat, tepatnya di wilayah Joplin. Hembusan kencang tornado itu disebut mengakibatkan 158 orang meninggal dunia, dan menjadi salah satu dari tujuh tornado terdahsyat yang pernah terjadi di AS.

(Berbagai sumber, wikipedi)

Pewarta :
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.