
Tokopedia dan Tiktok Shop latih UMKM berjualan secara daring di Padang

Padang (ANTARA) - Tokopedia dan Tiktok Shop didukung oleh Kementerian UMKM menggelar pelatihan dan edukasi bagi pelaku UMKM agar dapat meningkatkan penjualan melalui konten video daring di internet.
Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce, Vonny Ernita Susamto mengatakan, melalui Creators Lab, Tokopedia dan TikTok Shop mengedukasi kreator baik affiliate maupun penjual mengenai pemanfaatan konten video pendek dan live streaming di era discovery e-commerce di mana keputusan berbelanja cenderung dipengaruhi oleh konten video TikTok.
"Di Ramadan tahun ini, misalnya, live streaming di TikTok ditonton 2,8 miliar kali. Kenaikan nilai transaksi di TikTok Shop karena live streaming saat sahur bahkan mencapai 24 kali lipat," jelasnya di Padang, Senin.
Vonny mengayakan, ada jutaan penjual di Tokopedia dan TikTok Shop yang mayoritas UMKM, maka pihaknya mendukung "Juragan UMKM" Kementerian UMKM RI dengan mengintegrasikan Creators Lab, agar makin banyak UMKM yang mahir membuat konten video dan merasakan manfaatnya dalam membangun merek, memperluas pasar, dan meningkatkan penjualan,.
"Untuk siaran langsung secara daring itu bukan tentang bagaimana menjualnya saja, tetapi juga bagaimana mempersiapkan diri sebelum live streaming, misalnya apa saja yang diset, lampunya, alat-alat dasar lain yang perlu disiapkan," katanya.
Selain itu, penjual juga perlu naskah, walaupun biasanya penjual langsung saja, tapi sebaiknya menyiapkan naskah, karena tiga menit pertama itu sangat menentukan sekali, kalau tidak ada yang melihat sama sekali kita akan kehilangan jumlah tontonan.
Pada pelatihan itu juga dihadiri Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, yang ikut menyemangati para peserta dan menyerahkan hadiah kepada karya video terbaik.
"Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM terdigitalisasi pada tahun 2025 untuk memperkuat sektor ekonomi digital. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan Workshop Digital Juragan UMKM bekerjasama dengan Tokopedia dan TikTok Shop ini," kata Helvi.
Pihaknya menargetkan dalam satu tahun ke depan, sebanyak 22.000 pengusaha mikro akan terhubung melalui kegiatan Workshop Digital Juragan UMKM yang tersebar di 50 titik PLUT, bekerja sama dengan marketplace.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan kontribusi sektor ekonomi digital terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dapat meningkat hingga 8-9 persen pada tahun 2025," katanya.
Sedikitnya 50 pengusaha mikro mengikuti pelatihan dan edukasi tersebut dengan materi pengenalan kreator afiliasi, pengembangan personal branding, perancangan skrip video afiliasi, serta strategi dan praktik pembuatan konten dan live streaming hingga edukasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) agar pelaku UMKM bisa nyaman berjualan di Tokopedia dan TikTok Shop.
Pewarta: Iggoy El Fitra
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
