Logo Header Antaranews Sumbar

Ulama Arab Ingatkan Kasih Sayang dalam Dakwah

Sabtu, 17 November 2012 17:40 WIB
Image Print

Jakarta, (ANTARA) - Ulama besar Arab Saudi mengingatkan para ulama Indonesia untuk melandaskan kasih sayang dalam berdakwah, bukan berdasarkan kebencian atau rasa dengki. "Ini adalah sesuatu yang jarang kami pikirkan, bahwa memang dakwah itu harus dilandaskan rasa kasih sayang, karena kita yang sebagai da'i tidak punya hidayah untuk merubah, yang punya hanya Allah," kata Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Syuhada Bahri dalam pertemuannya dengan ulama besar Arab Saudi di Jakarta, Sabtu Syuhada mengatakan, kedengkian atau perasaan ingin lebih baik dari ulama lainnya kerap muncul saat berdakwah,. Untuk itu, kasih sayang dalam dakwah perlu lebih diperhatikan. "Karena kadang-kadang dalam berdakwah itu kalau kita lihat ada 'lawan' kita dan kita yang bagian ceramah, kita 'hantam' saja, itu yang tidak boleh. Jadi dakwah itu landasannya harus ikhlas, tdk boleh karena benci, itu yang disampaikan oleh para ulama Arab," kata Syuhada. Selain itu, ulama Arab juga menyampaikan bahwa yang terpenting dalam dakwah adalah kerja sama antarulama, karena menurut para Ulama Arab Saudi, tidak mungkin dakwah dapat dipikul secara pribadi. Kemudian yang terpenting adalah, seluruh ulama di Indonesia perlu meningkatkan kemampuan dan ilmunya di bidang dakwah, dalam hal ini Dewan Dakwah melakukan beberapa upaya. "Bahwa kami di Dewan Dakwah melakukan kaderisasi formal dan non formal. Kaderisasi formal seperti sekolah S1 sampai S3, dan non formal itu yang menghafal Al Quran dan kitab kuning," kata Syuhada. Untuk pertama kalinya, ulama besar Arab Saudi mengunjungi Indonesia untuk bertemu dengan Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) dan Menteri Agama untuk membicarakan kondisi dakwah dan fatwa di kedua negara. Menurut rencana, ulama besar Arab akan bertemu dengan Menteri Agama Suryadharma Ali pada Selasa pagi. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026