
Golkar Jatim Setuju Pembatasan Politik Dinasti

Surabaya, (Antara) - Partai Golkar Jawa Timur menyetujui wacana pembatasan politik dinasti di dunia perpolitikan Tanah Air dan menilai kultur kekeluargaan yang gotong royong pasti akan dilakukan kalau ada kesempatan. "Kami tidak mempermasalahkan politik dinasti selama ada pembatasan dan benar-benar memiliki kemampuan," ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Golkar Jatim Zainudin Amali kepada wartawan di sela peringatan HUT Ke-49 Golkar di Surabaya, Minggu (20/10). Meski partainya dicap melegalkan politik dinasti, pihaknya mengaku tak berpengaruh terhadap kekuatan dan kesolidan partai, apalagi kasus dugaan suap pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) yang menimpa keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. "Tidak ada pengaruhnya kasus itu bagi kader Golkar di Jatim karena itu kasus individual Ratu Atut, bukan perintah partai politik sehingga tidak akan berpengaruh," kata dia. Menurut dia, meski ada calon anggota legislator di Jatim yang bertarung di Pemilu 2014 berasal dari keluarga pengurus, hal itu karena yang bersangkutan lolos dari persyaratan dan punya kemampuan. Sementara itu, dalam rangka HUT Partai Golkar, pihaknya akan menjadikan momentum untuk menyiapkan diri menyongsong HUT ke-50 pada tahun depan agar Golkar menang dua hajatan demokrasi terbesar tahun depan, yakni Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. "Jika sampai Golkar menang di dua pemilu tersebut, menjadi sebuah kado terindah pada HUT Ke-50 Golkar," kata Zainudin Amali. Tasyakuran kali ini juga dihadiri Wakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Ridwan Hisjam. Dalam Pemilu tahun depan, pihaknya menargetkan sebanyak 20 kursi untuk DPR RI dari Jatim karena pada Pemilu 2009 Golkar hanya mendapat 11 kursi DPR RI. Ia mengatakan bahwa beberapa lembaga survei menunjukkan suara Golkar naik sangat signifikan. Posisi sekarang survei mencapai 12 persen dari awalnya yang masih di kisaran tujuh persen. Ketika disinggung jadwal pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa Partai Golkar Jatim yang akan memilih Ketua DPD PG Jatim definitif, pihaknya mengaku masih menunggu arahan DPP Partai Golkar. (*/WIJ)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
